Alexandra Asmasoebrata, Pebalap Yang Tak Suka Ngebut

Minggu, 22 Juni 2014 13:01 Penulis: Rizqi Zhairisma
Alexandra Asmasoebrata, Pebalap Yang Tak Suka Ngebut Foto: KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Siapa yang menyangka, ternyata seorang pebalap seperti Alexandra Asmasoebrata ternyata tak suka ngebut. Kontradiksi bukan dengan profesinya? Setelah mendapat penjelasan dari Andra, ternyata ia tak suka memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di jalan umum. Ya, hanya di sirkuit dan saat balapan sajalah anak bungsu dari 3 bersaudara ini akan menginjak gas penuh. Andra punya alasan sendiri mengapa ia tak suka ngebut saat berkendara sehari hari.

"Aku memang profesinya pebalap, tapi kalau sehari-hari, aku justru paling nggak suka ngebut kalau di jalan biasa. Karena ngebut di sirkuit beda sama di jalan biasa atau umum. Kalau sirkuit kan memang sudah areanya dan nggak ada halangan, tapi kalau di jalan umum kan rame, banyak mobil, motor, jadi ya nggak usah lah ngebut di jalan umum," kata Andra saat ditemui di rumahnya, beberapa waktu lalu.

Pebalap Asian Formula Renault ini bahkan bisa marah jika orang yang mengemudikan mobil yang ia tumpangi, ngebut dan ugal-ugalan. Andra memang sangat tidak suka pengemudi yang membahayakan pengguna jalan lain.

Mobil Alexandra Asmasoebrata | Foto: Muhammad AkromMobil Alexandra Asmasoebrata | Foto: Muhammad Akrom

"Aku bisa marah lho kalau misalnya aku disetirin dan yang nyetir ngebut, beneran aku bisa marah banget. Ya itu kalau yang nyetir orang yang deket banget ya, misalnya sahabat atau saudara aku. Tapi kalau yang nyetir teman biasa atau cuma kenal gitu-gitu aja, aku lebih milih main handphone aja sepanjang jalan, aku nggak mau liat jalanan pokoknya," ucapnya.

Andra bercerita, suatu kali ia pernah berkesempatan menjajal sebuah mobil sport, yakni Mercedes Benz C63, yang memiliki mesin bertenaga besar. Saat melakukan test drive, Andra justru menyerah sendiri karena mobil tersebut seolah terus menantang Andra untuk menginjak gas.

"Aku pernah test drive Mercy C63, dan aku akhirnya nyerah sendiri. Nyerahnya kerena itu mobil ada terus tenaganya. Aku injek gas lagi, dia ada lagi, kayak nggak ada habisnya. Aku agak sulit ngukur seberapa besar powernya, jadi mending aku stop deh. Aku lebih mantap dengan mobil yang sudah aku kenal banget dan bisa aku ukur kemampuan mobilnya seperti apa," pungkasnya.

 

(kpl/ben/rzm)

Reporter:

Ruben Daniel


REKOMENDASI
TRENDING