Pemerintah Tak Perhatikan Nasib Artis 'Pensiun'?

Kapanlagi.com - Insan perfilman (seni), khususnya artis layar lebar dan televisi, pada usia tua cenderung mengalami kesulitan antara lain karena tidak memiliki jaminan hari tua, untuk itu diharapkan perlu adanya bantuan dari pemerintah."Banyak artis senior di Indonesia terlantar bahkan untuk berobat saja mereka tidak mendapat bantuan pemerintah selain urunan sesama artis," kata artis senior film layar lebar dan sinetron Tasman Taher, di Jakarta, Sabtu (13/6).Ia menyebutkan, almarhumah Rita Zahara, semasa hidupnya untuk menjalani pengobatan di rumah sakit, justru dibantu oleh para rekan sesama artis dan tidak mendapat bantuan pemerintah.Begitu pula terhadap Gugun Gondrong dan banyak lagi yang lainnya yang mendapat bantuan atas urunan rekan seprofesinya.Penghargaan bagi artis tua dan 'artis pensiun' sangat diperlukan, karena selama berkarya mereka telah berperan dalam mempromosikan seni dan budaya hingga bertindak sebagai agen promosi bangsa ke luar negeri, kata Tasman, putra asal Kota Bukittinggi itu.Di luar negeri, katanya lagi, artis tua dan pensiun dihargai oleh pemerintahnya bahkan ketika sakit pun mendapat perhatian dan bantuan. Dilemanya di Indonesia, seorang artis usia muda dan sedang populer dielu-elukan, tetapi ketika mereka memasuki usia tua mereka cenderung dilupakan masyarakat termasuk dari pelaku bisnis.Pelaku bisnis dalam dunia entertain kini, cenderung membayar mahal pada artis pendatang baru, ironisnya artis senior justru dibayar lebih rendah. Sebaiknya Parfi (persatuan Artis Film Indonesia) menjembatani ke Pemerintah (dulu Departemen Penerangan), agar artis senior mendapat penghargaan yang layak.Artis muda, Jian Batari Anwar (19) mengatakan honor yang diterimanya berdasarkan kontrak yang dibuat dapat memenuhi kebutuhan hidup sendiri hingga biaya kuliah. Mahasiswi London School of Public Relation semester dua itu mengatakan anggaran keperluannya diatur oleh orang tuanya, Tendri (39)."Seluruh honor main film disimpan dan diatur oleh mama," kata Jian yang pernah main dalam film LEGENDA SUNDEL BOLONG, MENGAKU RASUL, KM 14, ANAKKU BUKAN ANAKKU, COWOK IMPIAN dan FOURT COURT itu.Ia mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan berapa honor yang diterima, dan lebih cenderung berkonsentrasi bisa memainkan peran-peran yang diberikan sutradra dengan baik. Menurut mahasiswi dari Fakultas Komunikasi Massa itu, seorang artis ketika muda harus pandai menabung dan jangan selalu tergantung pada kehidupan artis."Persiapan pada hari tua sangat diperlukan antara lain dengan melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi," katanya sebagai bekal untuk menekuni pekerjaan tetap.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/bun)

Rekomendasi
Trending