SELEBRITI

Banyak Artis Kunjungi Audrey, Kak Seto Soroti Tujuan Mereka

Senin, 15 April 2019 21:51 Penulis: Rezka Aulia

Kak Seto ingin netizen tidak reaktif dan lebih peduli anak. © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Seluruh Indonesia baru saja dihebohkan dengan kabar adanya tindakan bullying terhadap seorang remaja di Pontianak. Kabar ini menyebar luas di sosial media dan membuat banyak netizen reaktif. Parahnya netizen telah memberi reaksi berlebih jauh sebelum adanya penjelasan dari badan terkait.

Netizen telah menghujat para remaja yang diduga pelaku. Segala macam hinaan dialamatkan padahal belum ada bukti resmi. Hingga saat pihak rumah sakit mengeluarkan hasil visum yang berbeda dari cerita awal yang beredar.

"Sebaiknya kita cooling down dulu, sebaiknya kita percaya sepenuhnya pada para petugas, ada kepolisian dan pihak rumah sakit," ujar Kak Seto Mulyadi saat ditanya Raditya Dika dalam Podcast-nya.

1. Apa Tujuannya?

Tak hanya netizen yang amat reaktif atas kasus dugaan bullying ini. Para selebriti bahkan langsung terbang ke Pontianak untuk menjenguk Audrey. Amat disayangkan ada yang mengunggah wajah Audrey tanpa sensor. Kak Seto pun memiliki tanggapannya atas hal ini.

"(Kalau) tujuannya demi kepentingan terbaik bagi anak tentu apresiasi, dan sebaiknya sahabat artis juga melihat masalahnya secara menyeluruh. Selain menengok mungkin bisa mencari informasi dari dokter tentang bagaimana keadaannya," lanjut Kak Seto.

2. Peduli Anak

Kak Seto paham baik korban maupun terduga pelaku masih sama-sama remaja. Terlebih lagi setelah di cek kebenarannya ternyata kejadian sebenarnya tak sedahsyat cerita yang beredar. Kak Seto mengajak netizen lebih peduli pada anak dan tidak melakukan cyber bullying.

"Kepedulian kita tidak hanya kepada korban tapi juga mereka yang menjadi terduga pelaku. Yang juga menderita tekanan batin karena bombardir serangan netizen," ungkap Kak Seto.

3. Korban Lingkungan

Sebagai tokoh pemerhati anak, Kak Seto sekali lagi mengajak netizen yang lebih dewasa bertindak lebih hati-hati. Untuk percaya pada pihak terkait dan tidak main hakim sendiri.

"Saya tidak membela pelaku, mari kita mengkampanyekan peduli anak. Siapa tahu pelaku ini juga korban dari lingkungan yang tidak kondusif, baik dalam keluarga atau mungkin di dalam sekolah. Kita harus sadarkan dengan cara tepat. Agar mereka sadar, menyesal dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," pungkas Kak Seto.

 


REKOMENDASI
TRENDING