SELEBRITI

Bicarakan Kasus Audrey, Nafa Urbach Sebut Beberapa Artis Berperan Merusak Generasi

Kamis, 11 April 2019 11:27 Penulis: Ayu Srikhandi

Nafa Urbach © KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Sederetan seleb menunjukkan perhatiannya pada kasus Audrey yang diduga jadi korban penganiayaan. Menanggapi kabar yang sedang ramai diperbincangkan tersebut, Nafa Urbach yang merupakan Duta Sahabat Anak ikut angkat bicara

Nafa pun mengungkapkan kalau bullying memang tidak melulu terjadi di kalangan sekolah. Bahkan menurutnya, bully juga terjadi di lingkungan rumah tangga. Di sisi lain menurut Nafa Urbach, seleb sebenarnya memegang peranan penting yang menyebabkan adanya tindakan bully.

 

1. Public Figure Berikan Contoh Tak Baik

Menghubungkan dengan kasus Audrey ini, Nafa Urbach menilai kalau bisa jadi banyak yang meniru tindakan public figure yang kerap ngomong kasar, mengajak berantem, atau tindakan-tindakan tak seharusnya lainnya lewat Instagram mereka. Nafa pun mengaku merasa khawatir akan hal ini karena tentunya bisa merusak generasi.

"Salah satunya ini menjadi tanggung jawab artis juga yang mencontohkan hal yang tidak baik. Contohnya kalau dilihat beberapa artis ada yang IG Storynya ngajakin berantem, ngomong kasar, itu tuh merusak generasi bangsa lho. Ini jadi concern saya juga agar hal ini tidak terjadi," ungkap Nafa Urbach dihubungi Kapanlagi.com, Rabu (10/4).

Ia menambahkan, "Kalau kasus Audrey ini harus ditindaklanjuti. Saya sangat gak setuju kalau hanya ada perdamaian tanpa ada hukuman yang membuat efek jera pelakunya. 12 lawan 1, sampah itu namanya."

2. Selalu Kampanyekan Anti Bully

Selama ini, Nafa Urbach telah sering melakukan kampanye untuk menghentikan tindakan bullying. Pasalnya, sekarang semakin banyak kasus bullying yang bahkan sampai berakhir membuat korban bunuh diri. Hal itu lah yang membuat ibu satu anak tersebut selalu menyempatkan untuk ikut kampanye menghentikan bullying.

"Sebagai duta sahabat anak udah sering kampanye soal stop bullying ya. Kalau pas libur aku juga sering mengajak Dinas Perlindungan Anak di Jawa Tengah ini untuk keliling sekolah-sekolah, SMP dan SMA untuk kampanye stop bullying. Bahkan ketika aku kampanye di beberapa desa banyak yang kasus gantung diri gara-gara bullying ini," jelas Nafa Urbach.

"Bukan hanya di sekolah saja, tapi di lingkungan masyarakat dan rumah tangga saja itu (bullying) terjadi (bunuh diri karena dibully) itu sangat mengerikan. Itu yang membuat aku concern banget untuk kampanye stop bullying dan kekerasan kepada anak," imbuhnya.


REKOMENDASI
TRENDING