SELEBRITI

Bisnis Kaesang Pangarep Diserang Hoax

Senin, 27 April 2020 12:59

© KapanLagi.com/Dadan Eka Permana

Kapanlagi.com - Proses panjang Kaesang Pangarep dalam menuai sukses sebagai pengusaha muda, penuh liku. Ia yang sejak SMA sudah mulai membuat usaha clothing, harus jatuh bangun merintis usahanya. Belum lagi, dalam menjalankan roda bisnisnya, ia juga harus menghadapi berbagai tudingan yang tak mengenakkan terkait dirinya sebagai Putra Presiden Jokowi.

Seperti baru-baru ini, Kaesang sebagai pemimpin perusahaan GK|Hebat, mendapat tudingan serius yang menyatakan bahwa dirinya mendapat kucuran dana Rp 200 miliar dari pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

Tudingan itu pun langsung disanggah Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melalui website resminya. Ia menyatakan bahwa berita tersebut adalah tidak benar (hoaks) dan bersifat fitnah. Teten Masduki juga kembali menegaskan, bahwa tidak ada anak presiden yang mencari proyek di pemerintah dan tidak ada pembiayaan ataupun kerjasama dengan HEBAT.

1. Bantah Hoaks

Kaesang Pangarep, melalui perwakilan perusahaannya, juga memberikan bantahan terkait tudingan tersebut. Kaesang, dikatakan Ansari Kadir selaku Chief Marketing Officer GK|Hebat, justru telah membuat langkah tak biasa bagi para Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

"Menggandeng akselerator GK-Plug n Play, GK|Hebat dibentuk untuk dapat menjadi kawah candradimuka bagi UMKM hingga mereka mapan secara permodalan, dapat bertransformasi dari offline menjadi online, semakin inovatif dan punya daya saing hingga memunculkan banyak lapangan kerja baru bagi para UMKM tersebut," ujar Ansari Kadir dalam keterangan tertulisnya.

2. Imbas Wabah COVID-19

Menurut Ansari Kadir, di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia, GK|Hebat tetap komitmen memberikan pelatihan bagi para UMKM dengan melakukan pertemuan rutin secara online. Saat ini, GK|Hebat telah membawahi beberapa bisnis kuliner, seperti Sang Pisang, Ternakopi, Markobar, Yang Ayam, Siap Mas!, dan sekolah coding Enigma.

Diakui Ansari dengan adanya wabah COVID-19, bisnis kuliner yang dikelola GK|Hebat juga mengalami imbas penurunan omset, namun dengan strategi, inovasi, dan kreativitas yang selalu dikembangkan, pelaku usaha terbimbing untuk bertransformasi ke bisnis online.

"Seperti awal mula dibentuk, GK|Hebat tidak hanya sekedar memberi modal, akan tetapi juga memberikan keahlian yang lebih agar para UMKM tersebut memiliki kompetensi dalam mem-branding, mengemas dan memasarkan produknya, ahli dalam mengelola keuangan bisnisnya sehingga para investor akan melirik usahanya dan juga serius berdagang di e-commerce," tukasnya.

(kpl/dan/rsp)


REKOMENDASI
TRENDING