SELEBRITI

Cuma Ingin Jadi Artis, Alasan Fahmi Aditian Rela Disuruh-Suruh Mak Vera Sampai Nangis

Sabtu, 16 Februari 2019 22:05 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Fahmi Aditian credit: Youtube/Space

Kapanlagi.com - Fahmi Aditian jadi sosok yang memulai drama buka-bukaan aib Mak Vera di hadapan publik. Setelah blak-blakan soal hobi judi Mak Vera beserta perlakuan-perlakuan buruknya pada para artis, Fahmi akhirnya mengungkap alasannya bertahan dengan itu semua selama 5 tahun.

"Awalnya berpikir kalau jadi artis harus melewati proses seperti itu," tutur Fahmi mengungkap kepolosan dirinya di hadapan Gita Bhebhita dan Allan Wangsa dalam video bertajuk 'Uncensored Kisah BBG di Singapura' yang dirilis oleh channel Youtube Space kemarin (15/2).

1. Nggak Tahan

Motivasi itulah yang terus jadi tameng sampai rela disuruh-suruh oleh Mak Vera. "Aku pernah dibawa ke Macau, aku ngurusin koper-koper dia, aku bawa semua. Pindah-pindah hotel karena hobi kasinonya dia," jelas Fahmi.

Namun pada satu titik ia akhirnya nggak bisa menahan rasa lelah, sampai-sampai air mata pun harus tertumpah. "Sampai pada sampai aku lelahnya, aku nangis di lorong hotel itu. 'Ya Allah kaya gini banget ya kalau mau jadi artis? Emang harus jadi babu dulu?'" ujar Fahmi sembari menangis.

2. Dimarahi di Depan Publik

Ya, barangkali wajar adanya jika Fahmi merasa nggak tahan, sebab bukan ia satu-satunya yang disuruh-suruh, sesama rekannya juga diperlakukan nggak pantas oleh Mak Vera.

"Aku sampai kasian sama teman-teman di BBG. Sampai dimarahin, Ncess Nabati disuruh cuci celana dalam, salah ambil barang dimarahin di depan semua orang. Di depan publik, depan orang-orang TV dibentak padahal kita di sini konteksnya cuma mau jadi artis di manajemen ini bukan babu bukan pesuruh," tegasnya.

3. Nurut Aja

Ia pun teringat juga saat meminta ijin menjenguk sang ibu, Mak Vera malah menyuruhnya mengangkat keramik. "Pernah aku ijin mau jenguk ibuku sakit. Aku masih disuruh ngangkut-ngangkut keramik yang berat banget buat pindahan rumahnya," ujar Fahmi.

Tampak nggak berdaya, Fahmi pun berikan jawaban pasrah saat Allan menanyakan kenapa dirinya harus mengangkut keramik segala. "Aku juga gak tahu. Saat itu aku kayak nurut-nurut aja. Apapun yang disuruh dia kita selalu iya," pungkas Fahmi.


REKOMENDASI
TRENDING