Deddy Mizwar Berpolitik?

Kapanlagi.com - Meski kini banyak artis yang merambah dunia politik, namun Deddy Mizwar tak mau ikut-ikutan. Aktor senior ini mengaku dirinya pernah mendapat lamaran dari sejumlah partai politik untuk terjun dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), namun ditolaknya.

"Sudah banyak yang datang kepada saya, di antaranya menawari jadi wakil bupati/walikota namun saya tolak," kata Deddy di Pekanbaru, Minggu (25/5), usai nonton bareng film NAGA BONAR dengan masyarakat di Kota Pekanbaru.

Namun demikian ia tidak mau menyebutkan partai politik mana saja yang pernah menawarinya jabatan politis dan untuk ditempatkan di daerah mana saja. "Itu rahasia, tidak etis kalau saya sebutkan," katanya.

Ia mengaku, sebagai seorang seniman, dirinya perlu banyak belajar untuk beralih ke bidang politik apalagi untuk menjadi kepala daerah. "Saya merasa saya belum banyak belajar dan belum dapat mengkritisi dengan baik suatu permasalahan," katanya.

Karenanya, ia memutuskan untuk menolak tawaran-tawaran yang datang. Bahkan, ia juga mengatakan bahwa kemungkinan besar dirinya tidak akan pernah menerima tawaran baik yang pernah datang maupun yang akan datang.

"Kalau tujuan menjadi kepala daerah adalah untuk membela kepentingan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa maka itu bisa saya lakukan melalui film," katanya.

Ia menambahkan bahwa melalui film pesan moral yang ingin ia sampaikan bisa sampai ke masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun golongan.

Namun demikian, ia tidak memungkiri bahwa sekarang sedang terjadi tren bagi selebritis di Indonesia yang beralih profesi ke birokrat. Deddy berharap, para artis atau aktor yang memilih terjun ke bidang politik untuk terus belajar banyak terhadap bidang baru yang akan mereka tekuni.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/boo)

Rekomendasi
Trending