Denada: Banyak Ortu Hanya Sekolahkan Anak Laki-Laki
Kapanlagi.com - Sosok perempuan pejuang emansipasi RA. Kartini, hingga kini telah menjadi semangat sekaligus inspirasi banyak kalangan, termasuk pemerintah dengan program-programnya yang berwawasan anti diskriminasi. Hal ini dilihat oleh penyanyi Denada, sebagai bentuk prestasi luar biasa yang berpihak pada kaum Hawa."Saya senang karena saya liat sekarang ini wanita di Indonesia sudah mempunyai kesempatan pendidikan yang sama dan hak-haknya sudah diperhatikan," tegasnya saat ditemui di Wisma Mampang, Jl. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (20/4).Namun kesempatan itu juga bukan sesuatu yang membanggakan, jika melihat masih banyaknya perlakuan diskriminatif yang dilakukan oleh sistem sosial di masyarakat. Denada mencontohkan daerah asal orang tuanya, yang secara struktur keluarga memberi perlakuan berbeda antara kaum pria dan perempuan."Cuma memang kita gak boleh terlalu senang juga karena banyak di daerah terutama di daerah ibu saya di Banyuwangi, masih banyak orang tua yang hanya menyekolahkan anak laki-laki mereka, karena anak wanita akan dinikahkan dan kehidupan ditanggung oleh suaminya," terang Caleg (Calon Legislatif) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.Dengan masih beratnya beban kaum perempuan, berikut perlakuan diskriminasi yang masih kerap terjadi, putri penyanyi senior Emilia Contessa itu melihat bahwa yang dilakukan RA Kartini puluhan tahun lalu, merupakan perjuangan luar biasa. Kartini modern masih harus berjuang keras, berjuang di segala unsur. Secara sederhana perjuangan Kartini modern terimplikasi pada usaha mereka meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarga.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/buj/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
