Dewi Sandra Belajar Arti Bersyukur Saat Berkunjung ke Sumba

Rabu, 27 Desember 2017 11:40 Penulis: Tyssa Madelina
Dewi Sandra Belajar Arti Bersyukur Saat Berkunjung ke Sumba Dewi Sandra © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Dalam hitungan hari kita akan menyambut datangnya tahun 2018. Tentu bagi beberapa orang hal tersebut merupakan sesuatu yang membahagiakan. Selain membuat resolusi terbaru untuk tahun depan, tentu ada banyak hal yang patut direnungkan selama di tahun 2017.

Bagi artis cantik Dewi Sandra, tahun 2017 adalah tahun dimana ia lebih dibukakan mata hatinya untuk selalu bersukur. Terlibat dalam berbagai aksi sosial membuat Dewi lebih peka terhadap sekitarnya. Terlebih semenjak berkunjung ke Pulau Sumba yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dewi menyadari satu hal yang cukup menyakitkan.

"Tahun 2017 mengajari aku banyak soal kasih. Bukan hanya belajar mencintai diri sendiri, tapi aku merasa lebih direndahkan hatinya ketika aku datang ke Sumba membantu air untuk teman-teman disana," ungkap wanita kelahiran Brasil, 3 April 1980 silam ini.

Terlibat dalam aksi kemanusiaan membuat Dewi Sandra lebih peka akan lingkungan sekitar. © KapanLagi.com/Budy SantosoTerlibat dalam aksi kemanusiaan membuat Dewi Sandra lebih peka akan lingkungan sekitar. © KapanLagi.com/Budy Santoso

Menurut Dewi, ketika orang-orang di daerah perkotaan gampang untuk mendapat pasokan air bersih, masyarakat Sumba justru kekurangan air. Padahal, air adalah salah satu sumber kehidupan yang sangat penting bagi manusia. Oleh karena itulah Dewi tersentuh hatinya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

"Buat aku itu adalah sesuatu yang semua manusia berhak mendapatkan. Tapi kita di Indonesia sendiri masih banyak saudara-saudara kita yang kesulitan untuk hal yang sangat basic untuk kehidupan," jelasnya.

Tak ayal, semenjak berkunjung ke Sumba, Dewi pun mulai belajar untuk lebih bersyukur. Namun tentu saja ada satu masa dimana ia merasa cukup sedih tatkala melihat seseorang yang masih membuang-buang air di saat orang di belahan pulau lain kesulitan untuk mendapatkannya.

"Aku merasa dibukakan lagi hatinya bahwa kita semua yang punya rezeki harus lebih banyak bersyukur karena kadang-kadang aku masih lihat yang airnya baru diminum setengah udah dibuang aja," tandasnya.

(kpl/far/tmd)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING