SELEBRITI

Dian Nitami Jadi Korban Haters, Anjasmara Beberkan Bahaya Body Shaming

Kamis, 03 Januari 2019 22:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Anjasmara lawan body shaming dengan tegas / Credit: KapanLagi - Deki Prayoga

Kapanlagi.com - Sosial media sering kali disalahgunakan oleh berbagai pihak untuk hal-hal yang bersifat negatif, seperti menebar kebencian hingga mengeluarkan kata-kata yang tak pantas. Yang terbaru, artis Dian Nitami jadi korbannya. Istri dari Anjasmara itu dirudung oleh seorang haters dengan kata-kata yang bersifat body shaming.

Anjas lalu memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum dengan cara melaporkan sang hater ke pihak kepolisian. Sebenarnya ini bukan kali pertama Anjas dan Dian mendapatkan kritikan yang mengarah ke body shaming, namun akhirnya kesabaran Anjasmara sudah habis.

"Ada sebenarnya yang bilang istri saya, 'Mbak Dian kok gemuk sih, Anjas kok sekarang gini sih, ini itu, ah ini artis udah nggak laku, artis lawas'. Kalian mau menjudge saya seperti apapun it's okay. Tapi berhubung anda sudah mengambil sesuatu hal yang menurut saya sudah tidak pada tempatnya, sudah mengganggu kenyamanan istri saya, kenyamanan keluarga saya, maka saya harus mengambil suatu tindakan yang tegas," ujar bintang sinetron Tersanjung itu ketika ditemui di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (3/1).

1. Dukungan Teman Artis

Anjasmara melaporkan sang hater atas dasar inisiatifnya sendiri. Namun tindakannya itu memang mendapatkan support dari tema-teman artis lain yang sudah kesal dengan kasus-kasus cyber bullying bersifat body shaming.

"Kalau secara langsung sih nggak, tapi pada saat saya melakukan pelaporan tersebut banyak yang komen. Ya bagus, mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti dan nggak ada lagi orang yang semena-mena terhadap orang lain," sambung Anjasmara.

Anjas juga menyerukan agar tindakan body shaming, baik itu di dunia maya maupun dunia nyata harus ditindak dengan serius. "Mengacu kepada undang-undang yang sudah disahkan oleh pemerintah perihal body shaming ini, marilah kita bersama-sama menjaga ranah sosial media ini. Sebenarnya tidak hanya di sosial media, di kehidupan kita untuk tidak melakukan body shaming terhadap siapapun," tegasnya.

2. Bahaya Body Shaming

Lebih jauh, Anjasmara juga menekankan bahaya dari body shaming yang bisa menimbulkan efek negatif bagi para korban. Bahkan tak menutup kemungkinan pula jika body shaming bisa membuat sang korban dipenuhi rasa dendam dan menyalurkannya dengan cara yang tidak baik kelak.

"Mudah-mudahan nggak ada lagi body shaming yang terjadi di masyarakat, karena body shaming ini sangat berbahaya. Pertama kalau terus-terusan terjadi, maka yang akan dirugikan adalah orang yang menerima body shaming tersebut. Satu dia bisa frustrasi, lalu bunuh diri atau yang satu lagi dia akan melakukan hal-hal yang justru akan membahayakan dirinya dan juga orang lain," jelas pria berusia 43 tahun ini.

"Kayak misalkan kita sering nonton sinema killer di Amerika banyak loh mereka yang jadi jahat sama orang ngebunuh-bunuhin orang gara-gara dia dibully karena jelek, dia kurus, dia gini, dia gitu, segala macam. Akhirnya dia punya dendam dengan orang lain dan dia melakukan hal-hal yang tidak baik terhadap orang lain. Mudah-mudahan setelah ini banyak orang yang semakin arif dan bijaksana dalam bertutur kata di sosial media," pungkas Anjasmara.


REKOMENDASI
TRENDING