Dilarang Masuk Busway, Dewi Perssik & Suami Persoalkan Penjaga Yang Berkata Kasar

Senin, 27 November 2017 14:15 Penulis: Ahmat Effendi
Dilarang Masuk Busway, Dewi Perssik & Suami Persoalkan Penjaga Yang Berkata Kasar Dewi Perssik ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Artis Dewi Perssik dan rombongannya memicu masalah ketika hendak masuk jalur TransJakarta karena ada asisten yang sakit. Depe mengaku sebenarnya ia ada yang mengawal namun tertinggal di belakang. Namun sesuai peraturan, Dewi Perssik memang tak diizinkan masuk jalur busway oleh petugas.

"Mobil masuk sudah bilang minta tolong bukain portalnya karena ada orang sakit. Kalau nggak percaya lihat mobil saya. Mas kita ada yang kawal. Panik. Tiba tiba masnya bilang loe lihat nggak di situ ada polisi. Oh yaudah izin polisi. Di situ yang jaga ada polisi juga. Tapi itu orang dorong dada terus kita mau ngalah mundur aja. Petugasnya yang ngotot polisinya mengizinkan. Apakah petugas portal itu kewenangan lebih," ujar Dewi Perssik di Jakarta Pusat, Minggu (26/11).

Yang dipermasalahkan oleh Dewi Perssik dan sang suami adalah karena selain tak diperbolehkan masuk mereka mendapat perlakukan kasar. Bukan hanya dari petugas penjaga jalur busway, namun juga dari warga sekitar.

"Banyak yang bilang dia melaksanakan tugasnya. Tapi kalau dia sopan yaudah. Saya coba jelaskan. Tapi warga sudah ramai. Jangan main gebuk. Sudah teriak teriak. Saya sayang sama dia (Depe). Jadi kita pribadi pasti gitu. Kalau saya nggak cinta itu lain cerita. Setiap orang pasti menjaga orang yang tersayang," tuturnya.

Dewi Perssik dan rombongannya meminta agar petugas mendengarkan penjelasan mereka dahulu sebelum menolak masuk jalur busway. Namun demikian pasca mencuatnya masalah Dewi Perssik, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menegaskan jalur Transjakarta harus bebas dari kendaraan pribadi.

Jalur TransJakarta hanya bisa dipakai jika dalam keadaan darurat. Mobil yang diperbolehkan melintas pun adalah mobil ambulans dan pemadam kebarakan, bukan mobil pribadi seperti yang ditumpangi oleh Depe. Jika ada orang terdekat yang sakit, pihak TransJakarta meminta Depe menghubungi ambulance 119.

"Saya publik figur tidak mungkin sewewenang-wenang masuk jalur busway terus tolong bukain. Itu nggak mungkin. Kita masih waras. Kita punya alasan dan kenapa alasan kita tidak terima tapi dia bilang gue nggak mau tau. Tidak boleh petugas portal ngomong gitu. Harusnya tau di dalam ada siapa. Saya minta cek dia mah dorong dia. Belum dicek sudah bilang alasan. Masyarakat juga harusnya jangan terprovokasi. Polisinya tenang. Yang satunya komporin dasar loe publik figur loe main ambil jalur busway sudah gebukin aja," tandas Depe.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING