Mobilnya Masuk Jalur Busway Jadi Hujatan, Dewi Perssik Beri Klarifikasi

Minggu, 26 November 2017 13:45 Penulis: Soraya
Mobilnya Masuk Jalur Busway Jadi Hujatan, Dewi Perssik Beri Klarifikasi Dewi Perssik © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Beberapa waktu belakangan ini, publik sedang dihebohkan dengan aksi nekat Dewi Perssik saat mobilnya masuk ke jalur busway. Gara-gara hal itu, pedangdut cantik ini harus terima dirinya dimaki-maki oleh warga yang akhirnya diabadikan dalam sebuah video dan langsung viral di media sosial.

Sukses mencuri perhatian dan jadi bahan hujatan netizen, wanita yang akrab disapa dengan nama Depe ini akhirnya tak tinggal diam. Melalui akun Instagram-nya, ia pun memberikan konfirmasi tentang kejadian tersebut.

Mem-posting ulang hasil screencapt video viral tersebut, mantan istri Saipul Jamil ini pun menyampaikan jika sebenarnya ia sudah meminta izin pada pihak kepolisian yang akhirnya menyarankan mereka untuk mengambil jalur busway. Hal itu dilakukan Depe karena keadaan darurat, di mana seorang asistennya dilarikan ke rumah sakit karena asmanya sedang kambuh.

Dewi beri penjelasan atas videonya yang viral © instagram.com/dewiperssikrealDewi beri penjelasan atas videonya yang viral © instagram.com/dewiperssikreal

"Kami minta pada penjaga busway yang arogan itu untuk membuka pintu jalur busway dikarenakan darurat. Tapi kami tidak didengar dan bahkan dia sambil bernada tinggi meminta Aa Angga Wijaya turun dari mobil. Lalu yang saya dengar Aa bilang kami dalam pengawalan polisi, si penjaga busway bernada tinggi bilang kami bohong, 'Mana polisinya?'. Terus dada si penjaga busway itu didorongkan ke dada Angga Wijaya, lalu si Aa tidak menggubris karena kami masih sadar bahwa kami public figur," tulis Depe panjang lebar.

Lebih lanjut lagi, Depe juga menjelaskan jika si penjaga busway malah semakin memperkeruh suasana dengan memanas-manasi warga sekitar Pejaten arah Mampang. Ia pun berusaha keras menengahi keadaan dan menyelamatkan sang suami dari kerumunan warga dan ojek online yang emosi.

"Masalah ini kami sudah berikan dan serahkan kepada pengacara saya bapak Maha Awan Buwana no telepon 081322648196. Supaya menjadi pembelajaran buat penjaga busway untuk menghargai seragamnya jangan arogan jangan main hakim sendiri, harusnya ditanya 'Kok masuk busway? Anda tahu anda salah atau tidak?'. Bukan malah kayak orang budek dan mendorong orang yang memberi penjelasan. Apalagi mengompori warga dan warga hanya mendengar sepihak tanpa melihat ada orang yang mau sekarat (sesak nafas) di dalam mobil. MIRISSSSS," sambung Depe.

(kpl/sry)

Editor:

Soraya


REKOMENDASI
TRENDING