Diperiksa 5 Jam, Kanaya Tabitha Beberkan Kebohongan

Kamis, 18 Juli 2013 00:41 Penulis: Ahmat Effendi
Diperiksa 5 Jam, Kanaya Tabitha Beberkan Kebohongan Kanaya Tabitha
Kapanlagi.com - Designer ternama Kanaya Tabitha kembali mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Metro Jaya, Rabu (17/07) untuk menindaklanjuti kasus penipuan dan penggelapan oleh ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Timur, Priskila Eva Lianitha sebesar 130 juta rupiah.

Ditemui usai menjalani pemeriksaan selama lima jam, Kanaya mengungkapkan dirinya telah membeberkan kebohongan yang dilakukan oleh Eva.

Kanaya diperiksa lima jam dalam kasus dugaan penipuan oleh wanita bernama Eva.Kanaya diperiksa lima jam dalam kasus dugaan penipuan oleh wanita bernama Eva.

10 Tato Unik di Kepala, Mau Coba?
Bintang Korea Ini Tampil Mempesona Dengan Piano
10 Miliuner Ganteng Namun Menyebalkan
8 Seni Make Up Yang Luar Biasa Indah!
7 Idola Korea Yang Bakal Jadi Ayah Yang Hebat
 

"Pertanyaannya panjang ya, karena rangkaian kebohongannya panjang. Sejak 24 Januari sampai saat ini. Ada saksi-saksi lain yang bilang di bulan Maret tanggal 5 beliau (Eva) telah hamil, makanya baju saya dikembalikan. Terus kebohongan lainnya dia akan membayar pada 7 Februari, lau diundur 11 Februari, Maret, April, sampai 21 Mei pun ga dibayar. Pada akhirnya saya melaporkan ke polisi 25 Juni," ungkap Kanaya.

Selain itu, Kanaya juga telah menyiapkan beberapa saksi kunci untuk kasus ini. "Saya akan hadirkan saksi-saksi dari pengrajin kain di Tenggarong yang dihutangi Eva seperti saya juga. Itu untuk pengrajin kecil. Satu lagi, beliau kan sering bicara tentang rohani, tapi di sini ada saksi yang bilang dia untuk uang persembahan gereja sebanyak 14 juta. Mereka siap bersaksi," jelasnya.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Kanaya, Djonggi M Simorangkir, SH., MH dan Ida Rumindang Radjagukguk, SH., MH. telah memberikan surat somasi dan undangan untuk berdamai. Namun, tidak ada tanggapan dari pihak Eva. Djonggi pun berharap kasus ini segera diproses dengan cepat.

"Ya semoga prosesnya cepat dilakukan oleh penyidik. Secara hukum kan kami undang baik-baik tapi dia ga ada tanggapan," pungkas Djonggi.

(kpl/pur/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING