SELEBRITI

Ditanya Ingin Berdamai Dengan Nikita Mirzani, Sam Aliano: Nasi Jadi Bubur!

Sabtu, 18 Agustus 2018 17:15 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Nikita Mirzani © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Dalam pemberitaan terbaru Sam Aliano kini ditetapkan sebagai tersangka. Hal terserbut atas laporan dari Nikita Mirzani atas dugaan pencemaran nama baik. Ya, kasus perseteruannya dengan Nikita Mirzani memang belum menemukan titik temu.

Bahkan Sam Aliano sendiri tak bisa percaya akan penetapan dirinya. Ia pun merasa tak terima.

"Saya sampai saat ini belum habis pikir. Saya ini sebagai masyarakat saya datang ke KPI hanya menyampaikan sesuatu yang profesional, yang baik kepada bangsa dan negara karena tahun lalu di mana ada cuitan di akun twitternya Nikita menghebohkan negara ini dan orang-orang yang melaporkan dia dan saya ke KPI secara profesional membawa surat ini yang asli. Copynya masih ada di KPI," ungkap Sam Aliano saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta, Selatan, Kamis (16/8).

1. Tak Mungkin Berdamai

Perseteruan yang makin panjang ini malah membuat keduanya tak ingin berdamai. Terlebih lagi pada diri Sam Aliano. Apalagi setelah dirinya ditetapkan menjadi tersangka, kehidupannya berubah total.

"Jalur damai itu sangat indah. Di mana pun. Tapi ada sesuatu yang berbeda saat ini saya sama Nikita. Bahwa nasi jadi bubur. Artinya saya di media tersangka, nama saya kurang baik, perusahaan saya jadi kacau. Down. Karena gara gara ada berita ini. Bagaimana ada damai," ucap Sam Aliano.

Sampai sekarang pun Sam Aliano merasa ada sesuatu yang keliru. Karena sampai saat ini pihak berwajib juga belum bisa membuktikan akun Twitter tersebut benar milik Nikita Mirzani atau bukan. Sam Aliano pun masih curiga ada yang tidak beres.

"Harusnya dari dulu sebelum melaporkan saya, dia bisa bertemu bisa sampaikan ke saya dan pengacara, kita duduk, kita damai. Mungkin ada keliru, ada kesalahan bahwa dirinya tidak bersalah. Tidak membuat akun Twitter itu. Tapi sampai detik ini pun polisi belum bisa membuktikan akun Twitter itu milik siapa. Apakah Nikita yang diduga atau orang lain. Jadi wajar kalau saya curiga. Anda juga sama curiga," imbuhnya.

2. Tuding Ada 'Main Mata'

Tak ayal, Ia pun curiga ada 'main mata' antara pihak Nikita Mirzani dan kepolisian. "Tapi tiba-tiba semalam berubah lagi, berarti penyidik Polda ikut arahan pengacaranya Nikita Mirzani dong. Saya lihat ada permainan dalam politik ini. Artinya ada pengacara saudari Nikita bahwa mereka main sama penyidik di PMJ (Polda Metro Jaya), bagaimana awalnya pengacara menyampaikan saya ini tersangka, seolah-olah pengacara Nikita jubir PMJ atau polisi, ini tidak boleh dia menyampaikan itu," katanya.

Melihat ada hal yang tidak beres di balik status tersangkanya, Sam pun berencana membuat laporan balik untuk beberapa pihak sekaligus. Selain Niki dan kuasa hukumnya, Sam juga akan melaporkan pihak kepolisian yang terlibat.

"Saya akan laporkan penyidik, Kasubdit Cyber Crime, Pak Roberto ke Propam. Nikita Mirzani juga dan kuasa hukumnya saya akan laporkan balik," pungkas Sam Aliano.

3. Awal Perseteruan

 

Kasus perseteruan antara Sam Aliano dan Nikita Mirzani berawal dari munculnya tweet bernada hinaan terhadap Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada September 2017. Cuitan tersebut diduga berasal dari akun Twitter Nikita Mirzani. Hinaan tersebut terkait dengan pemutaran film G30S/PKI yang dicanangkan Gatot Nurmantyo. 

Atas cuitan itu, Sam melaporkan janda dua anak itu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar yang bersangkutan dicekal dari semua tayangan televisi. Ujungnya, Niki saat itu sempat diberhentikan dari pembawa acara di stasiun televisi dan kontrak kerjanya dinonaktifkan. 

Merasa dirugikan, Niki lewat kuasa hukumnya melaporkan Sam ke Polda Metro Jaya karena dianggap melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hal itu terkait laporan Sam ke KPI yang dianggap mencemarkan nama baik.


REKOMENDASI
TRENDING