Eno Sigit Kenalkan Budaya Lewat Balon

Jum'at, 15 Agustus 2008 13:27 Penulis:
Kapanlagi.com - Dunia anak adalah dunia bermain. Dan balon adalah media bermain anak paling akrab. Hampir semua anak suka warna–warni balon. Terinspirasi dari itu, PT Visi Mataseni yang digawangi Eno Sigit memprakarsai acara 'Dunia Anak' dengan tema 'Bermain dan Menjelajah Nusantara dengan Balon'.

Acara yang akan digelar di Istora Senayan Gelora Bung Karno pada 28–31 Agustus, rencananya akan dibuka oleh Ibu Wakil Presiden Hj. Mufidah Jusuf Kalla.

"Event ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada anak–anak melalui balon yang disukai banyak anak–anak. Di sini mereka akan belajar sembari bermain," terang Eno di Bebek Bali, Jakarta, Kamis (14/8).

Target pengunjung event ini adalah anak–anak segala usia, orang tua, remaja dan sekolah–sekolah dan day care di daerah Jabodetabek dan kota–kota sekitarnya.

Diterangkan oleh Eno, di dalam main hall akan menampilkan 7 floor set interaktif miniatur rumah daerah terbuat dari kurang lebih 200.000 balon yang dibuat menjadi rangkaian balon yang menggambarkan kombinasi dari kepulauan di Indonesia terdiri dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Jawa, Bali, dan DKI Jakarta.

"Selain itu terdapat juga miniatur Monas, Burung Garuda yang terbuat dari rangkaian balon. Mini farm yang hampir seluruhnya dibuat dari balon, dan main stage di dalam main hall yang berisi berbagai acara – choir oleh Purwacaraka, tari tradisional, operet anak, dan lain-lain," terang Eno.

Ditambahkan lagi oleh Eno, di sekitar main hall akan ada arena museum interaktif dan bazzar. Sementara untuk arena outdoor, terdapat Rumah Inyo, Rumah Buah, Rumah Sains, Dunia Bounching, Mini Zoo, Mini Outbond, Play Ground, Stage Luar, dan Food Stalls.

Untuk harga tanda masuk, dipatok Rp75 ribu untuk hari Kamis dan Jumat, dan Rp 100 ribu untuk Sabtu – Minggu. Sebagai ketua penyelenggara Eno menyadari tiket sebesar tersebut cukup mahal.

"Tapi kondisinya kita tidak mendapatkan sponsor. Dan hitungan kita sudah sangat mepet. Maunya sih kita bisa memberikannya gratis," ungkap Eno

(kpl/ang/tri)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING