Film 'ORENJI': Budget Terbatas, Kualitas Maksimal

Film 'ORENJI': Budget Terbatas, Kualitas Maksimal Poster 'ORENJI'

Kapanlagi.com - Merosotnya penonton film Indonesia tahun lalu yang dibuktikan dengan tak adanya film yang memperoleh 1 juta penonton tak menyurutkan semangat insan perfilman untuk tetap memproduksi film baru. Penurunan jumlah penonton tersebut malah dianggap sebagai tantangan bagi pembuat film. Meski bujet film semakin dipangkas, hal itu juga tak membuat para sineas hanya membuat film "asal jadi".

Film ORENJI menjadi sebuah contoh bagaimana harus menyiasati bujet yang tak seberapa besar namun bisa menghasilkan tontonan menghibur lantaran filmnya digarap dengan baik. "Di sini memang kami harus concern budget sejak awal. Bagaimana bujet yang terbatas harus disiasati untuk syuting di luar negeri, dalam hal ini di Jepang yang serba mahal. Ini sesungguhnya cukup berat, namun kami yakin bisa dilakukan," jelas Rina Harahap dan Ichwan Persada selaku produser di film.

Dengan pemahaman yang demikian maka sedari awal mereka telah mengonsep sebuah cerita yang bisa dieksekusi sesuai dengan bujet yang ada. Kisah ORENJI terinspirasi dari pengalaman Ellnovianty Nine yang berjibaku di Jepang selama bertahun-tahun. Pengalaman itu kemudian dituangkannya dalam kisah berjudul Pelajar Setengah TKI yang dimuat dalam buku La Tahzan For Students. Kisah tersebut "dibongkar" oleh produser bersama sutradara Danial Rifki serta penulis skenario senior, Jujur Prananto menjadi sebuah naskah film yang apik. Jadilah ORENJI, kisah yang mengedepankan romantisme dan religiositas di negeri Sakura. "Sejak awal kami memang berdiskusi secara intens dengan Mas Jujur. Dan meski sebagai penulis skenario senior, sama sekali tak ada problem komunikasi antara kami. Dengan gampang beliau bekerjasama dengan sineas muda seperti kami. Bagi saya pribadi, ini kerja sama saya yang ketiga dengan beliau setelah film KALAU KAU INDONESIA, TEPUK DADA! (yang kini sedang dalam proses persiapan produksi di mana Ichwan tandem dengan Marcella Zalianty sebagai produser) dan film RUMAH DI SERIBU OMBAK (siap tayang pertengahan tahun ini dengan sutradara Erwin Arnada)," pungkas Ichwan. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(prl/dka)

Rekomendasi
Trending