Film Disensor, Fauzi Baadilla Anggap Ajaib

Film Disensor, Fauzi Baadilla Anggap Ajaib Fauzi Baadilla

Kapanlagi.com - Film terbarunya yang berjudul LOST IN PAPUA belum sempat diputar saat acara presscreening, aktor Fauzi Baadilla tak heran. Pasalnya, di zaman saat ini, apapun bisa terjadi. Apalagi, banyak film-film sebelumnya yang mengalami sensor terutama dalam penyebutan nama kota. ā€œGue nggak tahu ya kalau soal masalah itu. Banyak yang ajaib juga sekarang kan, apapun bisa terjadi. Ya mungkin itu hal yang wajarlah ketika berbeda pendapat. Kejadian yang lumrah lah. Ya itu sudah resiko, memang sudah dari sananya,ā€ ujar Fauzi saat presscreening film LOST IN PAPUA di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (8/3). Namun meski begitu, mantan suami Senk Lotta ini menegaskan jika memang jalan cerita di film terbarunya ini akan menjadi tidak tertarik jika mengalami pemotongan atau penyensoran. Apalagi, dalam film ini memang banyak sekali mengangkat soal budaya suatu suku. ā€œGue juga jujur aja belum ngeliat keseluruhan hasil filmnya. PH punya pendapat sendiri-sendiri. Nggak bakalan didengarin juga. Pastinya nggak akan menarik lah kalau dipotong karena apa yang gue perankan menguatkan karakter,ā€ ujarnya.Lalu, apa yang didapatnya dari pengalaman syuting di Papua? ā€œNggak shock juga sih, gue senanglah. Jadi banyak pengalaman baru. Enjoy aja, kalaupun dapat pengalaman bonusnya itu,ā€ pungkasnya. Seperti diberitakan, film terbaru Fauzi, LOST IN PAPUA sempat mengalami masalah di Lembaga Sensor Film (LSF). Pasalnya, dalam judul filmnya menyebutkan suatu daerah dan hal memungkinkan akan menjadi sebuah protes.Ā Ā Ā 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/bun)

Rekomendasi
Trending