Ganti Pengacara, Sidang Cerai Stuart Collin-Risty Tagor Ditunda

Kamis, 03 Maret 2016 13:40 Penulis: Ferry Sanjaya
Ganti Pengacara, Sidang Cerai Stuart Collin-Risty Tagor Ditunda Stuart Collin © Kapanlagi/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Sidang cerai lanjutan antara Risty Tagor dan Stuart Collin kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada hari ini (3/3). Namun, sidang yang seharusnya beragendakan kesimpulan ini harus kembali ditunda lantaran ada pergantian pengacara dari pihak Stuart Collin. Hal ini tentu membuat pihak Risty Tagor yang diwakili oleh pengacara Ina Rachman kesal karena sidang menjadi terhambat.

"Hari ini kesimpulan ditunda, hanya awalnya sepakatnya kesimpulan lisan dan sekarang malah jadi tertulis karena permintaan pengacara baru Stuart. Karena pergantian kuasa itu jadi terhambat lagi. Saya sepakat dengan pengacara yang lama kalau kesimpulan sekarang (hari ini) kesimpulan lisan (bisa putusan). Pengacara yang baru ini minta kesimpulan tertulis," ujar Ina Rachman kesal.

Denny Lubis, pengacara Stuart yang baru pun menjelaskan bahwa pihaknya masih ingin memberikan bukti-bukti. Salah satunya adalah bukti transfer dan lain-lain.

Stuart Collin © Kapanlagi/Agus ApriyantoStuart Collin © Kapanlagi/Agus Apriyanto

"Stuart sebagai tergugat memahami, menurut mereka kesimpulan, mereka sepakat konklusi lisan. Kami keberatan, kan tergugat baru hadir. Ada hak-hak yang jadi persoalan mendasar. Terjadilah skors. Kami sampaikan bukti, hal prasangka terhadap Stuart. Ada tujuh alat bukti yang akan disampaikan, selama 3 bulan berumah tangga mereka harmonis," jelas Denny Lubis.

Denny pun menambahkan pihaknya akan menyampaikan kesimpulan di minggu depan. Mereka juga ingin menuntut hak Stuart sebagai seorang ayah yang sampai saat ini tidak diijinkan bertemu dengan anaknya Arkana Rafif Bissari.

"Kita sampaikan konklusi minggu depan. Dia (Stuart) juga punya hak ketemu anak, merawat dan kasih sayang ke anak. Bukan perceraiannya yang berat, tapi bagaimana bertemu anaknya. Apakah hidungnya sama kayak Stuart atau yang lain," pungkasnya.

(kpl/rhm/frs)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING