Garin Nugroho: Sistem Perfilman Indonesia Rapuh
Garin Nugroho
Foto: Deni
Kapanlagi.com - Maraknya kembali film esek-esek mewarnai perfilman Indonesia dinilai oleh Garin Nugroho bahwa itu bukanlah hal yang baru. Garin mengungkapkan bahwa itu merupakan cara para produser dalam mengatasi krisis film Indonesia yang sedang terjadi.
"Setiap film indonesia kalau udah krisis selalu mencari jalan keluar dengan cara yang sensasional itu selalu terjadi, dan bukan barang yang baru. Itu menunjukkan bahwa sistem perfilman kita rapuh banget. Jadi begitu ada krisis muncul film seperti untuk menarik perhatian," papar Garin.
Garin Nugroho
Garin melanjutkan bahwa ini merupakan taktik dagang mereka agar filmnya bisa laku. Bagi Garin industri film saat ini tengah lesu dan bisa dibilang bobrok.
"Tahun ini bisa dibilang sangat bobrok industri perfilman, lihat saja perbandingannya 70 : 30, kalo tahun depan mungkin iya. Kalau mau berpikir, tahun ini krisis sinema Indonesia cuma kita tidak mau mengakui saja," terangnya.
Lebih lanjut Garin menambahkan bahwa krisis ini tak hanya di film namun juga di ranah musik yang saat ini lesu dengan munculnya musik siap saji dan cepat laku. Garin berharap tahun depan akan muncul sineas-sineas baru yang bisa memberikan kualitas yang bagus.
"Tahun depan mungkin karya-karya dari film sastra akan bermunculan, banyak sutradara baru yang muncul dengan kualitas yang bgs. Semoga ini menjadi alternatif buat tontonan," pungkasnya saat dijumpai di Beach Restaurant, Ex Plasa, Selasa (19/4). Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/faj)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
