Hasil Lab Barang Bukti di Rumah Gatot Brajamusti Ternyata Negatif

Senin, 29 Agustus 2016 16:15 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Hasil Lab Barang Bukti di Rumah Gatot Brajamusti Ternyata Negatif Gatot Brajamusti/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Menindaklanjuti penangkapan Aa Gatot Brajamusti yang kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu-sabu di Mataram usai pemilihan Ketua PARFI baru, pihak kepolisian pun menggeledah kediaman Aa Gatot. Hasilnya ditemukan banyak barang bukti dan beberapa senjata api serta alat bantu seks. 

Kompol Vivick Tjangkung, Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan menjelaskan jika semua barang bukti ditemukan di dalam kamar Aa Gatot. "Ini (barbuk) ditemukan di dalam kamar. Saat ditemukan, ada anak, keponakan, pembantu, security rumah. (Kami) Bukan masuk sendiri, didampingi keluarga tadi," tuturnya saat dijumpai di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (29/8).

Saksi tidak tahu menahu soal barang bukti yang jadi temuan aparat. "Mereka yang ditanya sama sekali tidak paham," jelasnya.

Namun, pihaknya belum berkoordinasi di kepolisian Mataram yang mengamankan Aa Gatot. "Saya belum tanya polisi yang tangkap Aa Gatot, kami hanya bantu terima informasi dari rekan reksrim, datangi TKP, keadaannya seperti ini," ungkapnya.

Sederet barang bukti yang ditemukan di rumah Aa Gatot/©KapanLagi.com®/Budy SantosoSederet barang bukti yang ditemukan di rumah Aa Gatot/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

Dari banyaknya barang bukti yang ditemukan, termasuk sebuah zat putih berbentuk kristal yang diduga sabu-sabu, ternyata punya hasil lab yang negatif, bebas dari zat adiktif. "Kita duga ternyata negatif. 3 butir (pil, diduga ekstasi dan sejenisnya) belum bisa diduga, kita labkan dulu," lanjutnya.

Kompol Vivick mengungkapkan jika beberapa barang bukti itu tidak bisa dimasukkan dalam unsur pidana narkotika. "Hasil labnya hanya negatif saja. Kasat mata bukan (sabu), kita tidak bisa duga-duga. Negatif amphetamin, jadi tidak masuk unsur pidana narkotika," bebernya.

Ditanya soal beberapa bong alias alat hisap yang juga ditemukan di sana, pihak kepolisian masih harus menunggu perkembangan dari Mataram. "Perlu waktu, kita lihat hasil perkembangan di Mataram," tandasnya.

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING