Haykal Kamil Sibuk Kerja, Ingin Bahagiakan Keluarga Meski Jarang Bertemu Anak

Jum'at, 01 Juni 2018 06:00 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Haykal Kamil Sibuk Kerja, Ingin Bahagiakan Keluarga Meski Jarang Bertemu Anak Haykal Kamil © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Menjadi kepala rumah tangga tentu saja bertanggung jawab atas istri dan juga anaknya. Hal tersebut juga dirasakan oleh Haykal Kamil. Maka dari itu ia pun kini giat mencari nafkah.

Apalagi Haykal ingin membahagiakan istri dan anaknya untuk segera mempunyai rumah. Karena itu Haykal fokus untuk mencari nafkah sehingga jarang berada di rumah. Untungnya Tantri Namirah adalah sosok istri yang pengertian.

"Kalau sama anak ya memang kewajiban seorang ayah itukan memang mencari nafkah dan aku juga punya goal, aku mau punya rumah. Jadi memang aku bilang ke Namira, 'Nay kayaknya aku sekarang akan lebih fokus untuk cari uang, karena aku pengin beli rumah. Aku pengin akhir tahun ini kita sudah punya rumah sendiri. Jadi ya sabar-sabar kalau aku akan lebih banyak diluar rumah'. Alhamdulillah istri aku ngerti dan dia bilang kita bagi tugas, bagi tanggung jawab, dia akan full ngurusin anak dan aku akan lebih full diluar rumah," ucap Haykal Kamil saat ditemui di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

Haykal Kamil giat bekerja untuk mempunyai rumah impian bagi istri dan anak © KapanLagi.com/Budy SantosoHaykal Kamil giat bekerja untuk mempunyai rumah impian bagi istri dan anak © KapanLagi.com/Budy Santoso

Haykal berkeinginan untuk memiliki rumah yang hangat untuk keluarganya. Tak hanya itu, rumahnya nanti bisa multifungsi untuk dijadikan sebagai kantor juga. "Jadi di lantai bawah buat kantor, di lantai 2 buat ruang keluarga sama kamar tamu, lantai 3 baru kamar aku, jadi agak lebih privat," ucap Haykal ceritakan rumah impiannya.

Untungnya adik dari Zaskia Adya Mecca ini memang tipe orang yang suka usaha dan bisnis. Jika ia terus fokus terhadap bisnis dan usahanya, Haykal akan cepat merealisasikan harapan tersebut.

"Karena pada dasarnya aku suka usaha, aku suka bisnis. Karena aku lihat ada nilai sosial dan pemberdayaannya juga. Dan ternyata kalau kita refleks, Rasul mengajarkan kita untuk berdagang kalau mau cari pintu rejeki. Karena ternyata berdagang itu banyak menguasai pintu-pintu rejeki. Jadi buat aku menjadi seorang pengusaha adalah salah satu jalan yang mulia lah," pungkasnya.

(kpl/far/gen)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING