SELEBRITI

Jeremy Thomas Juga Pidanakan Pihak Hotel Tempat Axel Dianiaya

Guntur Merdekawan  |  Senin, 17 Juli 2017 20:22

Jeremy Thomas Juga Pidanakan Pihak Hotel Tempat Axel Dianiaya

Kapanlagi.com - Jeremy Thomas murka ketika mengetahui putranya, Axel Thomas dianiaya oleh oknum yang mengaku sebagai pihak kepolisian. Seperti diketahui, insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu (14/7) kemarin di sebuah hotel di Jakarta yang bernama Crystal.

Nah, Jeremy dan pengacaranya ternyata juga bakal mencantumkan beberapa nama dari pihak hotel tersebut ke dalam laporan pidananya. Alasannya, ada indikasi jika pihak hotel melakukan konspirasi dengan oknum-oknum yang melakukan penyiksaan terhadap Axel.

"Saya tambahin dikit ya. Ini kenapa ada kamar hotel Crystal kita peroleh? Ini ada indikasi konspirasi antara oknum tersebut dengan manajemen hotel. Karena dari ortu Axel datang ke hotel Crystal untuk nanya keberadaan anaknya, mereka saling menutupi. Perlakuan (maaf) brengsek seluruh manajemen hotel ini harus dipertanggungjawabkan," ujar pengacara Jeremy ketika ditemui di Propam MABES POLRI, Jakarta Selatan, Senin (17/7).

"Kami juga berencana memidanakan manajer dan security hotel yang terlibat melakukan pembiaran penyekapan ini. Mereka terkesan menyembunyikan karena dari komandan reaksi cepat Jatanras marah pada mereka bagaimana seorang aparat polisi minta CCTV, anda mencla-mencle. Akhirnya kami memutuskan naik ke atas. Saat kami ke atas itulah Axel lagi turun. Itu suatu kebetulan saya duga manajemen tersebut melakukan pembiaran dan menfasilitasi suatu proses kriminal. Akan kami laporkan di laporan pidana," sambung Jeremy.

Jeremy juga bakal laporkan pihak Hotel Crystal © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoJeremy juga bakal laporkan pihak Hotel Crystal © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Lebih jauh, sang pengacara dan Jeremy secara bergantian menceritakan kronologi dari perlakukan tidak kooperatif pihak Hotel Crystal. Bahkan, ketika Axel dianiaya, kakak dari Valerie Thomas itu diborgol, yang mana borgolnya adalah milik satpam hotel.

"Jadi ada dua laporan, satu melaporkan sisi profesinya. Yang kedua kita laporakan masalah tindak oidana umumnya. Karena dia bukan anggota (polisi), anggapan kami dari awalnya. Dia segerombol orang yang tiba-tiba mengeroyok dan menganiaya dan penyekapan. Kerjasama dengan Hotel Crystal. Dia disekap dan diborgol dengan borgol satpam. Jadi diperlakukan seperti binatang. Ini harus ditindak tegas. Kami minta pada Kapolri melalui Propam untuk melucuti kapasitas profesinya. Dari manajemen hotel selalu mengontrol, ini dari perkataan korban. Dia ngontrol dan menyaksikan, bolak-balik masuk kamar. Nggak ada aksi. Kalau ada penyekapan, tindakan intimidasi, kenapa nggak ditindak tegas? Malah pembiaran. Mereka harus mempertanggungjawabkan masalah itu," jelas pengacara lagi.

"Perlu saya garisbawahi, borgol tersebut datangnya dari security hotel. Tau dari anak saya. Anak saya katakan nggak ada borgol dan borgol itu dipinjam dari pos satpam. Security terkesan menutupi. Saya datang ke general manajer hotelnya, saya bilang ke dia, 'Anda tau peristiwa ini? Saya nggak dapat surat, nggak dapat apa-apa, kok anda membiarkan?'. Dan saya minta nomor kamar nggak dikasih. Saya dapat nomor kamar dari oknum polisi yang lari, bilang, 'Pak no hard feeling. Ini nomor kamarnya'. Saya bilang bagaimana no hard feeling, anak saya udah diperlakukan seperti binatang. Akhirnya dia nunjukin nomor kamar. Dia bilang, 'Saya menyesalkan hal ini terjadi pak. Tapi bukan saya yang melakukan pemukulan'," lanjut sang bintang sinetron Tersanjung.

Jangan Lewatkan!

Axel Dianiaya, Jeremy Thomas Kirim Surat Terbuka Untuk Jokowi

Ini Respon Jeremy Thomas Saat Axel Diminta Jalani Tes Urin

Dikeroyok 8 Orang, Axel Thomas Terluka di Sekujur Tubuh & Trauma

Dianiaya Oknum Polisi, Axel Thomas Ternyata Dijebak Teman Sendiri

(kpl/pur/gtr)

Rekomendasi Pilihan





Lihat Arsip Selebriti

- - -