Kasus Luna Maya dan Cut Tary Dipraperadilankan, Putusan Dibacakan Tanggal Ini

Jum'at, 03 Agustus 2018 14:49 Penulis: Wulan Noviarina
Kasus Luna Maya dan Cut Tary Dipraperadilankan, Putusan Dibacakan Tanggal Ini Luna Maya dan Cut Tari ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Delapan tahun sudah kasus video panas Ariel NOAH yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tary berlalu. Kini semua pihak sudah menjalani hidup masing-masing dengan damai, Ariel pun sudah lama keluar dari penjara dan balik manggung bersama bandnya.

Namun tiba-tiba saja kasus ini kembali dibicarakan publik, dan penyebabnya adalah pengajuan praperadilan atas kasus Luna dan Tary. Adalah Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) yang mengajukan gugatan tersebut ke Pengadilan Jakarta Selatan.

"Iya, ada gugatan dari LP3HI yang mengajukan (pada) tanggal 5 Juni 2018. Besok tanggal 7 Agustus putusan," ujar Achmad Guntur, Humas PN Jaksel ketika dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat, (3/8).

Cut Tary kini tinggal menunggu putusan praperadilan ©KapanLagi.com/Budy SantosoCut Tary kini tinggal menunggu putusan praperadilan ©KapanLagi.com/Budy Santoso


Sidang kasus ini sudah berlangsung dan pengadilan tinggal membacakan putusan mereka. Nantinya, sidang putusan digelar secara terbuka dan Achmad mengundang masyarakat untuk menyaksikannya."Besok tanggal 7 Agustus tinggal baca putusan," jelasnya.

Namun Achmad menolak memberikan keterangan mengenai fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Ia mengaku tidak mengikuti jalannya sidang praperadilan kasus ini.

"Saya juga baru tahu tadi kok itu (setelah ramai di media massa). Silakan datang saja datang tanggal 7. Di sana akan diuraikan pertimbangannya dan apa putusan hakim," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, KapanLagi.com masih berusaha menghubungi Luna Maya dan Cut Tary mengenai masalah ini. Sebelumnya, mereka berdua belum memberikan keterangan apapun soal sidang praperadilan yang akan diputus pada 7 Agustus mendatang.

Ini Alasan Kasus Video Panas Luna Maya dan Cut Tary Dipraperadilankan

(kpl/abs/phi)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING