SELEBRITI

Kata Kriss Hatta Setelah Menjalani Pemeriksaan Terkait Kasus Perzinahan Hilda & Billy

Selasa, 13 November 2018 13:47 Penulis: Rezka Aulia

Kriss Hatta optimis atas kasusnya. (KapanLagi.com/Agus Apriyanto)

Kapanlagi.com - Penantian panjang para wartawan menunggu kedatangan Kris Hatta di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (12/11) akhirnya terbayar. Dari Agenda jam 10 pagi, Kris Hatta baru datang pada jam 15.50 WIB.

Kedatangannya pun hanya sekilas tanpa memberikan keterangan sedikit pun. Dirinya hanya tersenyum sembari langsung melenggang menuju ruang pemeriksaan. "Tunggu dulu yah, buru-buru sudah ditungguin."

Selepas agenda pemeriksaan tentang suatu hal yang belum diketahui, Kriss Hatta akhirnya buka suara sekitar pukul 16.30 WIB sore. Ternyata dirinya baru saja menjalani agenda BAP untuk kasus perzinahan. "Pelaporan kita terkait pasal 28 perzinahan Hilda Vitria sama Billy Syahputra."

1. Kriss Hatta Punya Bukti

"Lupa ada berapa pertanyaan, yang pasti penyidik nanya, kapan kamu ada perzinahan itu. Bagaimana kamu mengetahui Billy sama Hilda adanya pernikahan. Terus di atas kan ada saksi juga dua yang tahu banget dan pernah aku hadirkan di persidangan," ucapnya di Polda Metro Jaya, Senin (12/11).

Pria bernama lengkap Kriss Hatta Luis Aveiro ini kembali menambahkan bahwa dirinya mempunyai bukti soal kasus ini. Foto dan video Billy-Hilda beserta captionnya sebagai bukti sudah lengkap ada di tangannya.

 

2. Kasus Makin Rumit

"(Bukti) tentang perzinahan? Udah ada banyak, nggak cuma ke satu negara doang, ada beberapa lagi ke Thailand, Australi, lengkap dengan tanggalnya," jelasnya.

Kasus antara pihak Kriss Hatta, Hilda, dan Billy memang terbilang rumit. Pasalnya, mereka saling melaporkan satu sama lain. Belum lagi status Kriss Hatta yang menjadi tersangka atas kasus pemalsuan dokumen pernikahan oleh Hilda Vitria.

 

3. Kris Hatta Jadi Tersangka

"Kalau masalah kasus penetapan Kriss Hatta jadi tersangka memang kita sudah dikasih tahu sama penyidik tanggal 9 kemarin ya, untuk BAPnya nanti, sebenarnya hari rabu tapi kita re-sechedule jadi hari Senin minggu depan," tuturnya.

"Biasa aja itu kan bagian dari proses hukum setiap orang yang dilaporkan bisa jadi tersangka, naik lagi ke terdakwa ya biarkan lah lawyer-lawyerku yang lagi bekerja keras supaya enggak terjadu hal yang tidak diinginkan," pungkasnya lagi.

 


REKOMENDASI
TRENDING