Kematian Diana 'Hanya' Kecelakaan Tragis

Kapanlagi.com - Penyelidikan resmi kepolisian Inggris terhadap kecelakaan mobil di Paris yang menewaskan Putri Diana dan Dodi Al Fayed tidak mendapat bukti dia dibunuh. Lord Stevens, yang memimpin investigasi tiga tahun ini, mengatakan, peristiwa itu hanya sebagai kecelakaan tragis.

Laporan penyelidikan menyebutkan, sopir Henri Paul, yang juga meninggal, mengebut dan kadar alkohol di dalam darahnya berada di atas batas yang diizinkan. Hal inilah yang menjadi penyebab utama Putri Diana dan Al Fayed meninggal ketika mobil Mercedez mereka mengalami tabrakan di terowongan Pont de l'Alma tunnel, pada Agustus 1997.

Lord Stevens mengatakan kepada wartawan di London, laporannya berisi sejumlah masalah pokok yang muncul dari penyelidikan yang 'paling kompleks dan menantang'.

Lord Stevens juga berharap bahwa laporan ini akan mendatangkan 'penutup' spekulasi. Dan dia yakin bahwa tidak ada upaya untuk menutup-nutupi informasi.

"Namun, saya tidak yakin bahwa ada bukti yang ada saat ini bisa memperkuat tuduhan konspirasi untuk membunuh seperti yang telah dilontarkan," katanya.

Sebanyak 400 orang, termasuk Pangeran Charles, Duke of Edinburgh, dan kepala dua badan intelijen Inggris, M15 dan M16, diwawancari dalam penyelidikan ini.

Ditambahkan, sejak awal arah penyelidikan ini akan ditentukan oleh barang bukti. "Dan sejauh ini saya tidak melihat bukti-bukti yang menunjukkan perlunya penyelidikan lebih lanjut yang berkaitan dengan keluarga kerajaan Inggris," katanya.

Dia juga membuktikan bahwa Putri Diana belum bertunangan atau pun hendak bertunangan dan tidak sedang hamil.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(bbc/boo)

Rekomendasi
Trending