Ketika Miskin, Anniesa Hasibuan First Travel Masak Mie Instan Pakai Kuah Banyak

Jum'at, 25 Agustus 2017 18:38 Penulis: Wulan Noviarina
Ketika Miskin, Anniesa Hasibuan First Travel Masak Mie Instan Pakai Kuah Banyak Anniesa dan Andika ©youtube/firsttravelofficial

Kapanlagi.com - Kehidupan Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman benar-benar berubah ketika usaha mereka di bawah bendera First Travel berkibar kencang. Rumah mewah yang berdiri di atas tanah 1000 meter persegi, kantor-kantor mewah, butik luas dan kendaraan yang mewah mereka miliki.

Namun dulunya mereka bukanlah siapa-siapa, dengan modal usaha yang didapatkan dari menggadaikan rumah milik orangtua mereka. Ternyata usaha awal mereka gagal, rumah pun disita bank dan tak sanggup membayar listrik selama enam bulan lamanya.

Masa-masa itu kehidupan Anniesa dan Andika sangat memprihatinkan. Hinaan dan cemoohan kerap mereka terima, dan Andika serta Anniesa Hasibuan tidak mau keluarga mereka mengalami hal yang sama.

Sebelum punya rumah semewah ini, Andika dan Anniesa hidup memprihatinkan ©merdeka.comSebelum punya rumah semewah ini, Andika dan Anniesa hidup memprihatinkan ©merdeka.com

"Dicemooh, dihina, dibilang orang miskin, dibilang kita ini hancur gara-gara orangtua sudah meninggal, kita nggak bisa hidup. Kita berdua memang punya keyakinan, aduh jangan sampai deh kita dihina lagi. Jangan sampe adik saya dihina lagi. Jangan sampe anak saya tuh dihina. Itulah yang menjadi semangat tersendiri buat saya sama mas Andika," ujar Anniesa.

Selain itu Andika dan Anniesa juga mengalami kesulitan makan. Meski demikian, keluarga mereka sangat rukun dan bahagia walau makan pun susah.

"Mau makan ajapun dulu itu susah. Satu mie instan atau dua bungkus mie instan kita rebus, airnya yang banyaak. Nasi juga satu dua centong. Tapi tuh kita ngeriung, kita grebekan makan itu sama adik-adik saya," lanjut Anniesa.

Setelah badai usai, Anniesa dan Andika mulai mendapatkan kehidupan mewah dari First Travel. Namun belakangan diketahui bahwa ternyata uang yang dipakai Anniesa dan Andika didapatkan dari jamaah yang gagal berangkat.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING