Kisah Perjalanan First Travel, Berkali-Kali Jadi Korban Penipuan & Nyaris Bunuh Diri

Jum'at, 25 Agustus 2017 16:38 Penulis: Wulan Noviarina
Kisah Perjalanan First Travel, Berkali-Kali Jadi Korban Penipuan & Nyaris Bunuh Diri Andika dan Anniesa ©youtube/firsttravelofficial

Kapanlagi.com - Perjalanan panjang dilalui oleh Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan ketika mendirikan First Travel. Sebelum mereka menjadi kaya raya dan belakangan terkuak jika itu adalah uang dari jamaah umrah yang gagal berangkat, kehidupan pasangan ini pernah berada di titik nadir.

Anniesa dan Andika mendirikan First Travel pada tahun 2009. Kala itu mereka bermodalkan nekat dan mencari konsumen dengan mengikuti pameran-pameran dan menyebarkan proposal ke instansi-instansi pemerintah dan kantor besar.

FOTO Diduga Sosok Pacar Lesbian Bos First Travel, Tak Kalah Mewah

Namun perjalanan mereka tidak mulus begitu saja. Ada banyak rintangan yang menghadang, salah satunya adalah pernah jadi korban penipuan.

"Penipuan yang kita alami itu ya, kita sudah pernah mengalami semua ya. Memang berdampaknya itu merugikan customer juga," ujar Andika pada video di akun resmi First Travel di Youtube.

Anniesa Hasibuan pernah jadi korban penipuan, sebelum tersangkut kasus penipuan jamaah ©instagram/anniesahasibuanAnniesa Hasibuan pernah jadi korban penipuan, sebelum tersangkut kasus penipuan jamaah ©instagram/anniesahasibuan


Andika menyebut bahwa rintangan terbesar yang harus mereka hadapi justru datang dari orang terdekat. Lingkungan yang paling dekat yang membuat dirinya dan Anniesa sempat patah semangat.

Ditanya Soal Umrah Bareng First Travel, Ini Reaksi Syahrini

"Dicemooh, dihina, dibilang orang miskin, dibilang kita ini hancur gara-gara orangtua sudah meninggal, kita nggak bisa hidup. Kita berdua memang punya keyakinan, aduh jangan sampai deh kita dihina lagi. Jangan sampe adik saya dihina lagi. Jangan sampe anak saya tuh dihina. Itulah yang menjadi semangat tersendiri buat saya sama mas Andika," timpal Anniesa.

Kini, delapan tahun setelah mereka menjadi korban penipuan, ternyata Andika dan Anniesa balik menjadi pelaku penipuan. Kasus mereka sekarang sedang ditangani pihak berwajib, dan sejauh ini kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 800 miliar.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING