Konser MLTR di Surabaya Khusus untuk Amal

Kapanlagi.com - Kalau ada musisi dari luar yang peduli dengan Indonesia pasca bencana, Michael Learns To Rock (MLTR) salah satunya. Band asal Denmark ini langsung "bergerak" mendengar negara yang jumlah fans MLTR termasuk terbesar, kena bencana. Gayung bersambut, ketika kemudian Buena Produktama, promotor lokal, mengajaknya konser di Indonesia.

"Awalnya mereka mengajukan beberapa syarat, salah satunya pingin bisa langsung ke Aceh," jelas Peter Basuki, Presiden Direktur Buena kepada wartawan dalam konperensi pers di Grand Melia Hotel, Senin (31/01/2005). Namun, menurut Peter, karena keterbatasan waktu, hal tersebut tidak bisa dilakukan.

Dalam jumpa pers kemarin, MLTR hanya diwakili Jascha Richter (vokal, keyboard) dan Mikkel Lentz (gitar), sementara Kore Wanscher (dram), datang terlambat karena harus menjemput keluarganya di Thailand.

Menanggapi bencana yang terjadi, band yang terakhir konser di Indonesia delapan tahun silam ini mengaku sangat sedih. "Kita merasa sedih, karena kita punya banyak teman di Indonesia," jelas Jascha dengan suara tersendat. Jika punya kesempatan ke Aceh langsung, mereka mengatakan akan menghibur Aceh lewat musik. "Kami bukan politisi, jadi siapa tahu melihat kondisi Aceh langsung akan membuat kami termotivasi untuk bermusik lebih baik," papar Jascha panjang lebar yang diiyakan oleh Mikkel.

Konser yang diberi tajuk World Tour Concert Michael Learns To Rock - A Tribute To Aceh & Sumut akan dibawa berkeliling dalam format back to back nonstop di 6 kota. MLTR akan memulai konsernya di Stadion Sabuga Bandung (01/02/2005), Tennis Indoor Senayan Jakarta (02/02/2005), Ballrom Hotel Horison Semarang (03/02/2005), Jogja Expo Center Jogjakarta (04/02/2005), dan diakhiri di Sand Island Hard Rock Hotel Bali (06/02/2005).

Menurut Peter Basuki, lima kota tersebut adalah konser yang komersil. "Meski komersil, kami akan menyisihkan 50 ribu dari setiap tiket yang terjual untuk dana bantuan korban bencana."

Sementara satu kota lagi, Surabaya yang kebagian konser di Ballroom Supermall Pakuwon Indah (05/02/2005), akan menjadi konser charity yang diminta oleh MLTR. "Di Surabaya, benar-benar konser amal. Akan dilelang barang-barang dari MLTR dan mereka sama sekali tidak dibayar untuk acara tersebut," jelas Peter lagi.

Ditargetkan dana yang terkumpul minimal 200 juta, tiket yang dijual di Surabaya dipatok seharga Rp 150.000 dan Rp 250.000. Untuk total dana yang ditargetkan dari enam kota tersebut, Buena mematok angka minimal 750 juta yang bakal disumbangkan. MLTR minta kepada kita untuk disumbangkan lewat Palang Merah Indonesia," imbuh Peter.

Animo masyarakat di Jakarta terhadap MLTR sendiri menurut Peter Basuki cukup baik. Di Jakarta saja tiket sudah terjual sebanyak 80 persen. "Saya berharap di kota-kota lain juga cukup bagus," harapnya.

Sementara MLTR sendiri ingin sumbangan yang didapatkan nanti bisa lebih difokuskan pada kesehatan dan medik. "Saya yakin, red cross (PMI --red) bisa menyalurkan dengan baik," tukas Mikkel.

(tbg/erl)

Rekomendasi

Trending