Kronologi Sakit Chef Harada, Keluarga Sempat Ingin Bawa Berobat ke Jepang

Senin, 19 Maret 2018 12:42 Penulis: Wulan Noviarina
Kronologi Sakit Chef Harada, Keluarga Sempat Ingin Bawa Berobat ke Jepang Chef Harada ©instagram/chef_harada

Kapanlagi.com - Kepergian chef Harada ke haribaan Tuhan Yang Maha Esa memang terasa mendadak, terlebih buat keluarga. Karena chef asal Jepang ini baru mengeluhkan sakit pada momen Tahun Baru 2018 lalu, dan dalam waktu kurang dari tiga bulan, kondisinya terus menurun sampai akhirnya meninggal dunia pada Senin, (19/3).

Sebelum pemakaman ayahnya, Ayumi Harada sempat menemui awak media dan mengisahkan kronologi sakit yang diderita chef kocak ini. Ternyata, chef bernama lengkap Muhammad Hiromitsu Harada ini sempat menjalani beberapa kali operasi.

"Awalnya sakit perut. Kita kira kayak kebentur, karena jalannya gitu (sempoyongan). Tapi kok makin lama susah BAB, terus dibawa ke dokter dan disuruh rawat inap. Tapi papa suka kerja. Kata dokter bandel. Terus nggak lama perutnya kembung, ke dokter lagi. Terus dirawat, tapi saya gak mau kasih tau papa sakit apa. Terus dioperasi lagi. Tapi kok kembung lagi. Pagi dioperasi lagi. Selama satu bulan, dioperasi empat kali karena ada kebocoran. Jadi kemarin dioperasi, besok harus dioperai lagi. Belum kering, harus dibedah lagi," ungkap Ayumi ketika ditemui di rumah duka, Villa Mutiara Cinere Blok B2 no 38.

Kondisi chef Harada sempat membaik setelah menjalani operasi terakhir. Minggu (12/3) malam, meski masih dirawat di ICU tapi chef Harada masih bisa main lempar bola. Keluarga pun sempat berencana untuk membawa Harada ke Jepang. Namun sebelum pengantar ke Jepang turun dari dokter di Indonesia, takdir sudah berkata lain.

Chef Harada ketika disemayamkan di rumah duka, Senin (19/3) ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoChef Harada ketika disemayamkan di rumah duka, Senin (19/3) ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto


"Tadinya mau ke Jepang, (karena) lama penyembuhannya (di Indonesia). Nunggu papa bisa naik kursi roda. Dan kita sudah siapin kursi roda, sendal, celana, jaket. Pas kita bawain (persiapan ke Jepang) papa agak sesak napas tapi masih stabil. Semalam itu drop. Kata dokternya kayaknya harus dimasukin selang, tapi kita kasihan lihatnya," lanjut Ayumi.

Menurut Ayumi, pihak rumah sakit terkesan lambat dalam memberikan surat pengantar untuk ke Jepang. Ia pun marah-marah, mengapa lama menahan pasien. Sementara keluarga dan sahabat Harada ingin agar chef ini segera mendapatkan pengobatan terbaik.

"Gimana ya. Pelayanan di rumah sakit papa juga lama. Kayaknya ada masalah sama pelayanan di rumah sakit, jadi pengen pindah ke Jepang. Hbnya turun terus, tapi semalem nggak ditambah Hbnya. Awalnya memang kayak penyakit kecil, operasi kecil, abis operasi langsung hilang. Tapi kok ini ada operasi kedua, ketiga, keempat. Ada kebocoran, karena itu nggak bisa pindah (rumah sakit). Dengan keadaan papa yang lemes. Terus akhirnya kita mau pindahin ke Jepang. Tapi udah keburu drop," terangnya.

(kpl/apt/phi)


REKOMENDASI
TRENDING