Kunto Aji Lebih Berhati-hati di Media Sosial, Ini Alasannya!

Jum'at, 17 Maret 2017 17:52 Penulis: Cinthya Septavy
Kunto Aji Lebih Berhati-hati di Media Sosial, Ini Alasannya! Kunto Aji © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Belakangan ini beberapa artis seperti komika Uus dan Ernest Prakasa jadi pusat perhatian publik pasca cuitan mereka yang dinilai memojokkan suatu tokoh tertentu. Melihat dampak yang terjadi, penyanyi Kunto Aji pun kini memilih untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosialnya.

"Itu topik yang sensitif menurut saya, apalagi politik. Yang panasnya politik dan agama, ya pendapat kita sebenernya  tidak bisa mengubah apa-apa. Kalau saya ya, habiskan dikasih meja bundar. Kalau mengungkapkan pendapat kita itu yang netral aja. Nggak usah sampe yang mengundang, sebenernya mungkin tidak bermaksud menyerang, tapi akhirnya kan mengundang kontroversi," ujar Kunto Aji ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3).

"Cukup aktif sih saya. Pernah kok. Cuma, kalau sosial media, hal hal seperti itu biasanya saya share di media sosial yang lingkupnya lebih pribadi," imbuh pria yang baru saja jadi seorang ayah itu.

Kunto Aji sayangkan dampak yang terjadi pada teman artis pasca berkomentar sensitif di medsos © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoKunto Aji sayangkan dampak yang terjadi pada teman artis pasca berkomentar sensitif di medsos © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto


Kunto Aji sangat menyayangkan jika kondisi tersebut ternyata sangat berdampak pula pada pekerjaan para artis di dunia hiburan. Oleh karena itu pelantun Terlalu Lama Sendiri tersebut enggan mengumbar komentar di ranah media sosial dan lebih memilih melakukan diskusi dengan orang yang dianggapnya kompeten.

"Iya karena sentifif banget dan maksudnya gak worth gitu, maksudnya berantem gitu tapi ketemu gak ngapa-ngapain. Tapi merugikan beberapa orang kan kayak Uus kemarin. Saya gak bela Uus, tapi bentuk responnya juga berlebihan sampe dia di-cut di beberapa program. Ya Ini era digital lagi. Seperti itu sih bullying itu berpindah dari dunia nyata ke sosial media dan ternyata dampaknya ke dunia nyata lagi. Jadi gak asyik sih," komentarnya.

"Ya saya hanya bisa mendoakan. Itu pilihan mereka, itu pilihan mereka dan mereka tahu konsekuensi, ya dan mereka sudah bisa menghadapi. Saya lebih suka hidup damai. Saya enggak mau komentari atau apatis, tapi lebih baik di meja bundar dan berdiskusi dengan orang-orang yang mengerti dan kompeten di bidang itu," tandasnya.

(kpl/pur/cvn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING