Mabes Polri Tetap Proses Ayah Astrid Ellena

Rabu, 25 April 2012 14:25 Penulis: Darmadi Sasongko
Mabes Polri Tetap Proses Ayah Astrid Ellena Fredrich Yunadi, Ayah Astrid Ellena
Kapanlagi.com - Ayah Astrid Ellena, Fredrich Yunadi, Selasa (24/4/2012) membeberkan sejumlah kejanggalan dan sikap tidak objektif yang menurutnya telah dilakukan oleh penyidik Mabes Polri. Ayah kandung Miss Indonesia 2011 itu, mangkir dari panggilan polisi atas kasus pemalsuan dan ijazah palsu.

Fredrich menilai pemanggilan dirinya secara langsung, tanpa melalui Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), organisasi tempatnya bernaung dianggap tidak sesuai dengan aturan. Fredrich yang berprofesi sebagai pengacara itu juga melihat adanya kesalahan dalam penulisan nama aliasnya.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum, Bareskrim Mabes Polri, Kombes Napoleon Bonaparte, menanggapi dingin 'nyanyian' Fredrich itu. Soal kesalahan nama, Napoleon meminta agar Fredrich tidak berkelit dari panggilan. Polisi tetap akan melanjutkan prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Banyak banget namanya. Yang penting dia merasa nggak punya urusan sama pelapor. Kalau dia merasa, kami beri kesempatan untuk memberikan keterangan, enggak usah berkelit lah," ucap Napoleon saat dihubungi wartawan, Selasa (24/4) malam.

Dalam waktu dekat, penyidik akan melakukan pemanggilan kedua dan jika tidak datang akan dilanjutkan pemanggilan ketiga, sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Biar saja. Kami panggil, kalau enggak datang, kami panggil lagi. Kalau enggak menghormati penyidik pasti ada proses.Kami hormati kesepakatan itu (nota kesepahaman Polri dengan Peradi). Tapi kita lihat saja nanti lah," ujarnya.

Sebelumnya kasus ini diawali dengan perseteruan antara Astrid Ellena dengan sang ayah, yang kemudian mencatut nama kekasih Astrid, Donny Leimena. Aksi saling lapor ke pihak berwajib pun terjadi. Fredrich melaporkan Donny atas tudingan pencemaran nama baik dan penghinaan pada 8 Februari, sedangkan Donny sudah terlebih dulu melaporkan Fredrich dengan pasal yang sama pada 3 Februari.

(kpl/ato/dar)


REKOMENDASI
TRENDING