Mario Teguh Tak Terkejut Dengan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik

Selasa, 22 Agustus 2017 11:15 Penulis: Ahmat Effendi
Mario Teguh Tak Terkejut Dengan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik Mario Teguh ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Hampir 1 tahun menghadapi masalah dengan mantan istri dan anak kandungnya, motivator Mario Teguh akhirnya lepas dari jerat hukum. Laporan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Mario dan dibuat oleh pengacara Ario Kiswinar dan Aryani Soenarto dihentikan penyidikannya lewat SP3 dengan nomor B/10987/VIII/2017/Datro.

"Ini pertemuan kedua secara formal karena selama 1 tahun saya memilih diam, ternyata yang terbaik adalah diam sambil menunggu proses berjalan dengan sendirinya. Tidak mungkin masalah ini bukan masalah kami, makanya saya ajak Bu Lina untuk duduk di sisi saya hari ini. Izinkan saya untuk menyampaikan sesuatu," ujar Mario Teguh di kantor Elza Syarief Law Office, Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

Pihak Mario Teguh sempat membacakan press release dalam kesempatan tersebut. Selain itu pengacaranya menyoroti tes DNA yang telah dilakukan. Meski dari tes tersebut diketahui Kiswinar adalah putra biologis Mario, hal itu tak membuat kasusnya bisa dilanjutkan.

"Dia (Kiswinar) sudah dewasa, silakan memilih. Apapun pilihan dia, terserah saja. Saya memperingati untuk tidak terkecoh dengan tes DNA, karena sangkaan mereka itu pencemaran nama baik," tutur pengacara Elza Syarief.

Pihak Mario Teguh tak kaget kasus yang menjeratnya dihentikan. ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoPihak Mario Teguh tak kaget kasus yang menjeratnya dihentikan. ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Pihak pengacara Mario Teguh menyatakan tuntutan dalam kasus ini tidak lah jelas. Hal itu membuat kasus pencemaran nama baik tersebut sulit untuk dilakukan. Polisi juga pernah memfasilitasi untuk perdamaian namun ditolak pihak Kiswinar.

Selain itu laporan dengan pasal 310-311 memiliki ancaman hukuman yang sangat ringan yaitu kurang dari 1 tahun. Karena tidak jelasnya tuntutan tersebut, pihak Mario mengatakan tidak terkejut kasusnya berhenti.

"Jadi mengenai SP3 buat kami tidak terlalu mengejutkan, mungkin untuk publik mengejutkan. Karena dari berita sebelumnya, dari awal kami lihat kasusnya seperti dipaksakan. Dari laporan awal, saya sempat lihat sepertinya gagal. Ke pasal ITE, tapi nggak bisa. Lalu jadinya 310, 311. ITE-nya tidak dimasukkan. Ini keuntungan untuk kami, karena keterangan formil tidak pernah dibantah," ujarnya.

Berbagai langkah hukum memang dilakukan pihak Mario Teguh untuk menyelesaikan kasus ini. Alhasil kasus ini bahkan sudah berhasil di SP3 sebelum berlanjut ke persidangan. "Kami pikir awalnya minta pengakuan, tapi akhirnya jadi tidak jelas. Sebelum tes DNA dilakukan tidak mau dipulihkan hubungan dengan klien kami. Lalu keluar ucapan-ucapan bukan gratisan, harus dipenjara dll," tandasnya.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING