Tak Cukup Bukti, Kasus Yang Menjerat Mario Teguh Dihentikan

Rabu, 16 Agustus 2017 15:52 Penulis: Ahmat Effendi
Tak Cukup Bukti, Kasus Yang Menjerat Mario Teguh Dihentikan Mario Teguh ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Motivator kondang Mario Teguh tampaknya bisa bernafas lega, hampir 1 tahun menghadapi persoalan hukum terkait laporan pencemaran nama baik kepada mantan istri dan anak, kini kasus tersebut dihentikan. Hal ini terlihat dari surat SP3 yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya pada hari Kamis tanggal 10 Agustus 2017.

Sebelumnya Mario Teguh dilaporkan oleh pengacara Ferry Henry Amahorseya pada tanggal (5-10-2017) silam lewat laporan No: LP/4802/X/2016/PMJ/Dit Reskrimum. Ayah 3 orang anak itu dianggap melakukan fitnah dan pencemaran nama baik ketika melakukan wawancara dengan KompasTV pada tanggal 9 September 2016 kepada Aryani Soenarto dan Ario Kiswinar Teguh.

Kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Mario Teguh dihentikan. 咄erry Henry AmahorseyaKasus pencemaran nama baik yang dilakukan Mario Teguh dihentikan. 咄erry Henry Amahorseya

Kini pasca pengeluaran surat penghentian kasus, pihak pengacara sekaligus pelapor Mario Teguh telah memberikan konfirmasi. "Sudah di SP3 kasusnya. Katanya bukti nggak cukup," ujar pengacara Ferry Amahorseya saat dihubungi KapanLagi.com, Rabu (16/08/2017).

Meski laporan yang dibuat dianggap tidak cukup bukti, hal ini tak membuat pihak Ferry menghentikan langkah hukum. Mereka mempertimbangkan untuk menjalani proses lain terkait kasus ini.

SP3 Kasus Mario Teguh. 咄erry Henry AmahorseyaSP3 Kasus Mario Teguh. 咄erry Henry Amahorseya

"Kita lagi pertimbangkan untuk pra peradilan," ujarnya singkat.

Dalam SP3 kasus Mario Teguh diputuskan beberapa hal, di antaranya penghentian penyidikan kasus yang dilaporkan oleh Ferry. Memberitahu pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan pihak yang terkait SP3. Serta ada poin yang bertuliskan tersangka ditahan segera dikeluarkan, dan bedna sita dikembalikan kepada orang dari siapa benda itu disita atau kepada orang paling berhak.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING