SELEBRITI

Masih Berseteru Perihal Aset, Teddy Pardiyana Bersedia Serahkan Kos-Kosan ke Rizky Febian Asalkan Diberi 500 Juta

Minggu, 29 Mei 2022 11:59

Istimewa

Kapanlagi.com - Teddy Pardiyana berniat melaporkan anak sambungnya yakni Rizky Febian ke polisi. Penyebabnya karena penyanyi tersebut diduga melakukan tindak pidana penguasaan aset tanpa izin.

Aset yang dimaksud ialah sebuah bangunan indekos yang terletak di kawasan Bojongsoang, Bandung. Rizky diungkap telah menguasai indekos yang dibeli Teddy sejak Lina Jubaedah berpulang.

"Menurut informasi dari Pak Teddy, aset dikuasai RF dan kawan-kawan semenjak almarhumah meninggal. Berarti hampir dua tahun hasil (indekos) dikuasai dari pihak mereka," kata Wati Trisnawati selaku kuasa hukum Teddy, ditemui Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2022).

1. Minta Rp 500 Juta Untuk Hidup

Teddy Pardiyana belum melaporkan Rizky Febian berharap masalah ini bisa dibicarakan secara kekeluargaan. Bahkan Teddy sempat ingin melepaskan aset itu asal diberi uang Rp 500 juta.

"Kalau mereka mau ambil aset kos-kosan, silakan. Asal kembalikan haknya. Kemarin kan kita bicara nggak muluk-muluk ya, Pak Teddy cuma minta di angka 500 (juta), padahal angka yang dikeluarkan beliau satu miliar. Beliau minta 500 juga untuk kepentingan anaknya," terang Wati.

2. Beli Patungan dengan Lina Jubaedah

Teddy Pardiyana membeli bangunan itu kurang lebih dua miliar sebelum menikah dengan mendiang Lina Jubaedah. Ia mengumpulkan uang senilai satu miliar dari hasil bekerja di Amerika dan kemudian almarhumah ikut membantu membelinya.

"Beli aset sebelum menikah, tapi di situ ada uang dari almarhumah, jadi patungan fifty-fifty. Kemarin Pak Teddy meminta 500 itu bukan buat apa-apa, tapi buat hidup. Karena uang perolehan dia dari Amerika selama bekerja puluhan tahun larinya ke kosan. Tadinya berniat untuk penghidupan ke depan, tetapi sekarang dikuasai tanpa seizin beliau," jelas Wati.

3. Jasa Pijit Untuk Biaya Sehari-Hari

Selama ini Teddy Pardiyana mengurus Bintang seorang diri. Untuk memenuhi kebutuhan buah cintanya dengan mendiang Lina Jubaedah itu, ia membuka jasa pijit.

"Sampai saat ini sih dia mengandalkan keperluan kehidupan sehari-hari dari profesi sebagai tukang pijit," tandas Wati.


REKOMENDASI
TRENDING