Meisya Siregar Cerita Pengalaman Uniknya Saat Menyusui

Kamis, 25 Mei 2017 12:22 Penulis: Girindra Permana Cahya
Meisya Siregar Cerita Pengalaman Uniknya Saat Menyusui Meisya Siregar © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Bersyukurlah untuk para ibu yang menyusui anaknya sendiri. Bisa dibilang hal ini merupakan satu anugerah tersendiri karena momen menyusui tak berlangsung seumur hidup dan tak semua wanita mendapatkan pengalaman ini.

Berkaitan dengan masa menyusui, Meisya Siregar menanggap momen tersebut adalah pengalaman yang sangat mengagumkan untuknya. Kenapa ya?

"Selalu amazing, anak pertama, kedua, ketiga. Paling sedikit Shabilla, dulu aku cuma 6 bulan. Habis itu anak kedua setahun. Anak ketiga mudah-mudahan lebih, Bambang dikit lagi sudah lulus S1 (1 tahun)," cerita istri Bebi Romeo ini saat ditemui di press confrence Sun Ibu Bantu Kecukupan Gizi Kehamilan dan Cegah BBLR, di Hotel Veranda, Kebayoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Setiap anak bagi Meisya punya karakter tersendiri ketika menyusi. Itu dia yang ia anggap sebagai pengalaman mengagumkan.

"Alhamdulillah esklusif, jadi kalau ditanya pengalaman pasti amazing. Jadi kalau biasanya anak perempuan bentuknya imut, terus nyusuinnya kalem. Sekarang anak laki, nyusunya gahar kayak piranha, kalap melulu. Aku gak dikasih nafas, apalagi kalau malem harus nempel, dilepas dikit langsung nyari lagi, tetapi aku gak bosen-bosen," lanjutnya.

Meisya Siregar mengatakan bahwa anak lelaki lebih 'ganas' ketika menyusui © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaMeisya Siregar mengatakan bahwa anak lelaki lebih 'ganas' ketika menyusui © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Meskipun siap memberikan ASI secara ekslusif, saat ini wanita berusia 38 tahun ini juga mempersiapkan ASI perah di dalam freezer. Pertimbangannya adalah karena Baby Bambang, anak bungsunya pernah punya riwayat berat badan rendah.

"Yang paling jadi concern Bambang itu kan dulu punya riwayat agak mengkhawatirkan. Dia sempat berat badannya rendah, beda sama kakak-kakaknya 3,5 kiloan," tutur Meisya.

Jelang datangnya bulan Ramadan, Meisya tak khawatir kalau harus memberikan ASI eksklusif pada Bambang ketika ia berpuasa. Jika nantinya merasa kurang kuat, ia akan mengambil 'fasilitas' untuk membatalkan puasa bagi ibu hamil.

"Insya Allah puasa. Lihat lagi kalau seumpamanya jadi seret karna kurang cairan, jadi diambil aja fasilitasnya yg membolehkan ibu hamil dan menyusui tidak berpuasa," pungkasnya.

(kpl/aal/otx)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING