Motor Penuh Kenangan Boy Hamzah Dicuri Orang!

Kamis, 22 Januari 2015 23:38 Penulis: Guntur Merdekawan
Motor Penuh Kenangan Boy Hamzah Dicuri Orang! Boy Hamzah / KapanLagi®
Kapanlagi.com - Sebuah kejadian kurang mengenakkan terjadi untuk aktor ganteng, Boy Hamzah. Bintang sinetron TUJUH MANUSIA HARIMAU ITU baru saja kehilangan salah satu barang berharga yang tak ternilai harganya.

Yup, motor Kawasaki Ninja yang sudah Boy miliki sejak SMA dulu baru saja dicuri orang di rumahnya sendiri. Dihubungi tim wartawan, suami dari Rina Amalia Wahyu itu menjelaskan dengan detail kronologi kejadian yang cukup membuatnya terpukul itu.

"Iya, di rumah (kejadiannya). Jadi kemarin tuh ceritanya hari Senin malam, Selasa dini hari lah, aku pulang jam 2 malam. Istri bilang, 'Pagar sudah aku gembok yah, soalnya motor kamu di luar'. Motor memang lagi nggak aku bawa syuting. Aku pulang, aku loncat pagar. Terus malem aku masih nonton dvd, jam 3 aku matiin lalu tidur. Tau-tau jam 6 pagi aku dibangunin istri bilang, 'Motor kamu mana? Motor kamu ilang'. Ternyata bener udah nggak ada di garasi, gembok pagar juga ilang tetapi pagar tertutup rapat. Habis itu disuruh sama mamaku lapor ke pak RT , ya not helping juga, buat apa gitu kan. Akhirnya warga ada yang bilang lihat motor aku lewat. Dia bilang beberapa meter dari rumah aku dia lihat motor aku pas di depan rumahnya. Dia bingung Tetapi kok bukan aku yang bawa motornya. Pagi-paginya dia lihat ke rumah. Kok rumah aku belum buka. Berarti yang tadi maling dong," jelas Boy panjang lebar.

Boy kecolongan barang berharga / KapanLagi®Boy kecolongan barang berharga / KapanLagi®

Boy sendiri tak mau melaporkan kejadian ini ke kantor polisi. Menurutnya hal itu tak akan membantu, malah membuat semuanya jadi makin repot.

"Ya nggak bakal ngebantu juga sih kalau gitu (lapor polisi). Yang ada nanti surat-surat kita yang dipegang mereka. Takut ada kita gunakan yang nggak-nggak," lanjut pria berusia 24 tahun itu.

Insiden ini terasa cukup pahit bagi Boy, karena motor-nya itu punya sebuah nilai kenangan yang tak akan pernah bisa dihitung dengan nominal. "Iya itu salah satu barang yang dibelikan sama almarhum Bapakku selain rumah," pungkasnya.

(kpl/aal/gtr)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING