Naomi Campbell Kembali Berulah

Kapanlagi.com - Supermodel Naomi Campbell kembali berulah, setelah beberapa bulan lalu dituntut melakukan kekerasan kepada pembantunya, kini Campbell dicekal polisi London gara-gara menyerang penasehat medisnya pada Rabu malam (25/10/06).

Seperti yang dilaporkan media Inggris, Campbell dilepas Kamis pagi dengan jaminan tanpa dakwaan tapi tetap harus melaporkan diri ke pihak berwajib dalam periode bulan ini.

Juru bicara Campbell mengatakan Rabu malam ada kesalahpahaman dengan penangkapan tersebut, dan pihaknya yakin polisi segera menemukan kebenaran dalam penyelidikan mendatang.

Dalam tulisannya tabloid The Sun, Kamis (26/10/06) memaparkan Campbell ditangkap dengan tuduhan melakukan penyiksaan, yaitu mencakar wajah penasihat medisnya.

Sementara itu juru bicara Kepolisian Metropolis London menolak memberikan keterangan apakah memang Campbell melakukan tindakan tersebut, sesuai dengan aturan yang melarang mempublikasikan identitas sampai yang bersangkutan resmi jadi tertuduh.

"Siang kemarin seorang wanita beralamat di Westminster mendatangi kantor polisi London dan melaporkan tindakan penganiayaan," ujar juru bicara kepolisian yang menolak menyebutkan namanya, dalam keterangannya pada AFP, Kamis (26/10/06).

"Polisi mendatangi alamat tersebut dan menangkap wanita berusia 36 tahun sekitar pukul 1:20 waktu London dengan tuduhan penganiayaan, dan membawanya ke kantor polisi London."

Sementara pihak kepolisian London mengkonfirmasikan telah melepas wanita tersebut dengan jaminan dan belum ada dakwaan resmi yang dituduhkan kepadanya.

Bagi Campbell kejadian ini bukanlah pertama kalinya ia berurusan dengan hukum, pada Februari 2000 silam, supermodel asal London ini dinyatakan bersalah oleh pengadilan Kanada karena berlaku kasar terhadap asistennya Georgina Galanis dengan telepon.

Sementara pada pada Maret 2006 lalu Campbell juga ditangkap di kediamannya di perumahan Park Avenue dengan tuntutan melakukan kekerasan kepada pembantunya.


(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(afp/rit)

Rekomendasi
Trending