SELEBRITI

Ngobrol Tentang Prostitusi Artis, Kimberly Ryder: 80 Juta Menurut Aku Kurang Ya

Rabu, 09 Januari 2019 14:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Kimberly Ryder © Kapanlagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Prostitusi online memang tengah marak belakangan ini. Hal itu tak lepas dari beberapa pelakunya yang diketahui adalah seorang publik figur serta model-model terkenal.

Kimberly Ryder pun berbicara mengenai prostitusi online ini. Dirinya tak setuju ketika prostitusi online dianggap mencoreng nama artis, dan menganggapnya seperti tindakan rasis.

"Nggak juga sih. Itu bisa dibilang seperti rasis, kayak kelakuan satu orang di satu grup ini bukan mencerminkan satu grup ini," ujarnya saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

1. 80 Juta Itu Murah

"Bukan berarti aku juga ngelakuin, siapa juga ngelakuin. Beberapa orang aja yang ngelakuin," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan jika harga 80 juta rupiah sebagai biaya prostitusi adalah harga yang murah. Murah dalam artian harga diri sang pelaku prostitusi harusnya lebih mahal dari 80 juta rupiah.

"Hmm, menurut aku kurang ya. Maksudnya ya mikirin aja sendiri lo jual harga diri lo dengan seharga gitu doang, kurang sih dan orang-orang yang mau bayar itu yaudah kebanyakan duit aja. Udah gitu aja sih," tutupnya.

2. Harusnya Bisa Lakukan Hal Positif

Dirinya mengaku kurang mengikuti kasus ini, namun sebagai seorang publik figur, harusnya bisa untuk melakukan hal-hal yang positif.

"Aku kurang ngikutin sih sebenarnya. Jadi kayak kurang ada komentar yang gimana-gimana," ujarnya saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

3. Pilih-Pilih Teman

"Aku sih mikirnya yaudah kita sebagai selebriti, orang-orang juga kenal sama kita, kita ngelakuin hal-hal yang positif aja lah dan kalau kita lihat selebriti yang ngelakuin hal-hal yang negatif udah kita punya pendirian sendiri aja, jangan diikutin," tambahnya.

Dirinya juga mengakui bahwa selama ini memang sering pilih-pilih teman. Kim menegaskan jika tak masalah berteman dengan siapapun, asal kita tak ikut meniru kelakuan negatif teman tersebut.

"Iya sih. Kita temenan bisa aja sama semua orang ya cuma kalau ada yang sesuatu negatif sama ini orang terserah masih mau temenan apa nggak, cuma jangan diikutin aja," tutupnya.

(kpl/rhm/frs)

Reporter: Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING