SELEBRITI

Nota Pembelaan Medina Zein Ditolak, Jaksa Tetap Ingin Medina Zein Dipenjara

Selasa, 27 September 2022 08:43

JPU Tolak nota pembelaan Medina Zein ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Nota pembelaan atau pledoi yang pada persidangan sebelumnya dibacakan Medina Zein di dalam persidangan, ditolak Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang pencemaran nama baik yang sudah masuk agenda replik, jaksa tetap pada tuntutannya dengan menganggap Medina Zein bersalah dan dihukum satu tahun penjara.

"JPU tetap pada tuntutan, menyatakan terdakwa Medina Susani Daivina Zein terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindakan pencemaran nama baik melalui media elektronik," ucap jaksa saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/9).

1. Menolak Nota Pembelaan

Sementara itu, dalam persidangan kasus kedua, yakni pengancaman, jaksa juga tetap pada pendiriannya dengan menolak nota pembelaan Medina Zein dan tetap pada tuntutannya yakni 1 tahun penjara dengan denda Rp 200 Juta.

"Menolak nota pembelaan Medina Susani Daivina Zein, mengabulkan seluruh tuntutan penuntut umum, demikian nota tanggapan terhadap terdakwa," tutup JPU.

2. Pencemaran Nama Baik

Sebagai pengingat, Marissya Icha melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya pada September 2021 atas dugaan pencemaran nama baik. Atas kasus tersebut, Medina resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2021. Dia dikenakan Pasal 27 ayat (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

Selain itu, Uci Flowdea juga melaporkan Medina Zein atas dugaan pengancaman pada Oktober 2021 ke Polda Metro Jaya. Uci Flowdea mengaku diancam gara-gara meminta pengembalian uang atas transaksi jual beli tas palsu.

3. Jadi Tersangka

Dari laporan Uci Flowdea, Medina Zein ditetapkan sebagai tersangka pada Maret 2022. Ia dikenakan Pasal 27 ayat (4) UU ITE dan Pasal 335 KUHP.

Setelah kasus tersebut P21, pihak kepolisian menyerahkan berkas kasus tersebut beserta tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Di hari yang sama, Medina Zein resmi ditahan dan dititipkan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Setalan hingga persidangan berakhir.

REKOMENDASI
TRENDING