SELEBRITI

Pengadilan Kabulkan Hak Asuh Betrand Peto, Ruben Onsu Nangis Jalani Proses Panjang

Kamis, 17 Oktober 2019 06:18 Penulis: Rezka Aulia

© KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Berawal dari mengundang Betrand Peto sebagai bintang tamu dalam program yang dipandunya, Ruben Onsu memutuskan mengangkat bocah asal NTT itu sebagai anak. Namun ternyata proses yang dilalui tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Selasa kemarin (15/10/2019) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah mengabulkan permohonan Ruben menjadikan Betrand sebagai anak di mata hukum dan negara. Namun masih ada dua proses lagi harus dilalui.

"Seneng karena penetapan Betrand sudah dikabulkan. Masih ada dua tahap lagi yang harus saya lewati salah satunya laporan ke dinas sosial. Jadi saya tinggal ikutin ikuti arahan dari kuasa hukum," kata Ruben ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

1. Belum Mau Detail

Terkait proses Betrand Peto sebagai anak, Ruben Onsu belum mau berbicara lebih detail. Jika semua sudah beres, ia berjanji akan membagikan hal tersebut terhadap media dan khalayak ramai.

"Ya nanti saya share kalau saya sudah pegang semuanya dari pengadilan. Saya share bagaimana persyaratan dari pengadilan yang harus saya lakukan karena itu persyaratan untuk hak asuh. Yang pasti semua yang kami lakukan, baik saya dan istri, adalah perjuangan untuk Betrand," imbuh suami Sarwendah ini.

2. Sampai Menangis

Saking panjang proses mendapatkan hak anak, Ruben Onsu mengaku sampai menangis. Namun pada akhirnya ia lega bisa menjadi Ayah bagi Betrand Peto.

"Proses yang saya lewati nanti akan saya cerita dari awal. Syarat diminta cukup banyak sampai saya nangis. Panjaaaang pokoknya. Yang pasti saya sama Wendah melakukan dengan sepenuh hati, suka cita. Kalau Wendah jawabnya simpel, sulit ini dia anggap proses hamil Betrand dalam rahimnya gitu," tandas Ruben.

3. Sudah Jalani Prosesi Adat

Ruben Onsu baru menyelesaikan prosesi adat di kampung Betrand Peto. Kini sekembalinya dari Flores, NTT, Ruben menceritakan beberapa hal penting dari pertemuannya dengan keluarga Betrand.

"Betrand diberi bacaan khusus, bagaimanapun roh (jiwanya) tetap di sana, hanya dipercayakan untuk dibesarkan oleh saya dan Wenda," ujar Ruben saat ditemui belum lama ini. Setelah pembacaan doa, Ruben digendong dan diserahkan orangtuanya kepada Ruben. Darah ayam ditaruh di telapak tangan, kaki dan dada Ruben, Wenda dan Betrand.

4. Disambut Antusias

Kehadiran Sarwendah dan Ruben disambut antusias warga sekitar. Bahkan antusiasme ini membuat mereka batal mengunjungi beberapa destinasi.

"Penuh sekali orang, kemanapun nggak bisa. Padahal Betrand pengen ngasih tau tempat-tempat. Dia pengen ayah bundanya tau, tapi karena waktu terbatas saya bilang nanti ke sini lagi," lanjut Ruben.

"Yang buat saya terharu ketika dari Labuan Bajo menuju Ruteng, apalagi pas di Ruteng turun dari pesawat pake karpet merah. Emang gue ini siapa," pungkas Ruben penuh haru.

 


REKOMENDASI
TRENDING