Pernah Ditipu Miliaran Rupiah, Ari Wibowo Dendam?

Kamis, 08 September 2016 23:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Pernah Ditipu Miliaran Rupiah, Ari Wibowo Dendam? Ari Wibowo © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Seakan-akan jadi trend, dalam beberapa waktu terakhir ini sederet selebritis mulai melebarkan sayapnya ke dunia bisnis. Pesinetron ganteng, Ari Wibowo juga terhitung sudah punya banyak bisnis yang Ia jalankan sendiri sejak lama.

Namun yang namanya bisnis pasti tak selamanya menguntungkan. Ada kalanya seseorang harus siap dengan risiko rugi, bangkrut atau bahkan ditipu. Ya, Ari mengaku jika dirinya sempat ditipu rekan bisnis sendiri sehingga mengalami kerugian sampai miliaran rupiah.

"Sakitnya tuh di sini. Tapi ya mungkin kalau dulu waktu yang kejadian itu (ketipu) saya masih single, jadi nggak apa-apa saya masih banyak tawaran, walaupun ilang uang tapi bisa dicari. Tapi sekarang kan kita sudah lebih usia bukan hanya mikirin diri sendiri kita pikirin istri, anak kalau sampai ditipu lagi ya pastinya bukan saya sendiri yang dirugikan tapi saya kan sebagai kepala rumah tangga dari keluarga saya, ya mereka akan dirugikan jadi saya tidak akan hal itu terjadi lagi," ujar bintang sinetron Tersanjung itu ketika ditemui usai mini konser September Penuh Cinta di Exodus, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/9) malam.

Ari tak balas orang yang menipunya © KapanLagi.com®/Budy SantosoAri tak balas orang yang menipunya © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Mengalami kerugian atau kegagalan pasti sangat berpengaruh pada psikolog seseorang. Namun alih-alih larut dalam penyesalan, Ari menghadapi cobaan yang Ia hadapi kala itu dengan hati yang tegar.

"Untungnya punya iman, punya Tuhan, jadi di situlah kita percaya bahwa balas dendam itu miliknya Tuhan, bukan manusia. Jadi sebetulnya itu yang menguatkan pada saat itu. Yaudah lah lebih lepas aja karena tahu itu (uang) bukan segala-galanya," sambungnya.

Ke depannya, Ari bakal lebih hati-hati dalam memilih partner bisnis. Meski sudah move on dari kasus penipuan tersebut, namun tetap saja Ia tak ingin jatuh 2 kali ke lubang yang sama.

"Lebih melihat orang, lebih memilih. Tentu nggak bisa 100 persen kita tau, manusia bisa berubah. Siapa tau suatu saat saya juga berubah menipu orang, tapi jangan sampai. Maksud saya, kita manusia selalu berubah, tapi ya jangan sampai," pungkasnya.

(kpl/pur/gtr)

Reporter:

Mathias Purwanto.

REKOMENDASI
TRENDING