Peterpan Hibur Penggemar di Inggris

Kapanlagi.com - Rasa dahaga penggemar kelompok musik Peterpan di Kerajaan Inggris akhirnya terpenuhi bersama Ariel, vokalis band yang dibentuk tahun 2000 itu ketika mereka ikut bernyanyi dan bahkan hafal syair lagu yang dinyanyikan seperti Ada Apa Denganmu. Kehadiran Peterpan di Kerajaan Inggris adalah dalam rangka menghibur penggemar grup yang personilnya tinggal berempat yaitu Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar) dan Reza (drum). Mereka tampil memukau lebih dari 200 penonton termasuk Dubes RI untuk Kerajaan Inggris, Yuri Octavia Thamrin beserta keluarga di Klub The Borderline, London, Sabtu (06/09) malam. Dubes Yuri Thamrin mengakui ia merasa senang dengan banyaknya band band Indonesia melakukan konser di Inggris seperti kelompok musik Slank, G Pluck dan grup lainnya. Sementara vokalis Peterpan Ariel Senna yang akrab disapa dengan Ariel itu mengatakan ia merasa terkejut dengan banyaknya penonton yang hafal dengan lagu lagu yang dibawakannya. Selain itu ia juga merasa bangga bisa manggung di The Borderline, ujar pria yang dilahirkan di Pangkalan Brandan Sumatera, yang sempat merasa grogi karena alat sound system tidak berfungsi seperti yang diharapkan. "Seharusnya kita bisa tampil jauh lebih baik dan maksimal bila saja sound systemnya bagus," ujar Ariel yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung. Di depan klub The Borderline yang merupakan tempat awalnya pemusik top Inggris manggung sejak pukul enam sore sudah mulai antri penggemar musik Peterpan yang datang dari berbagai kota di Inggris meskipun pintu baru dibuka pukul tujuh malam. "Kita nggak membayangkan penggemar Peterpan di Inggris cukup banyak," ujar Reza yang ditimpali Uki (gitar) menambahkan bahwa banyak di antaranya yang hafal dengan lagi lagu Peterpan. Sebanyak 15 buah lagu di antaranya Langit Tak mendengar, Menunggumu, Hari yang Cerah, dan Topeng, dibawakan Ariel bersama rekan rekannya selama tiga jam pertunjukan yang juga diikuti penggemar Peterpan dari berbagai kalangan. Manggung di Eropa Manajer Peterpan, Febi Lubis mengakui Peterpan yang pernah konser di beberapa negara di Asia seperti Brunei, Malaysia, Singapura dan Thailand juga berkeinginan untuk bisa manggung di Inggris atau di Amerika Serikat dan di negara Eropa lainnya. Diakuinya, para personil Peterpan dan juga jajaran manajemen berkeinginan agar Peterpan bisa manggung di Eropa seperti di Inggris yang menjadi kiblat musik pop dunia. "Meskipun persiapan cukup singkat namun dengan bantuan dari KBRI London serta promotor EmpatSehati yang dimotori Viviet Gani bersama kakaknya Chichi Bahrain dan rekannya pengusaha Yuli Kala, akhirnya Peterpan bisa tampil di Borderline. Febi mengakui Peterpan memang belum memilki album berbahasa Inggris, namun penggemar musik Peterpan tersebar di mana mana, yang pernah ke Indonesia dan kembali ke negaranya membawa musik Peterpan. "Musik Peterpan juga bisa dinikmati oleh siapa pun meskipun lagu lagunya berbahasa Indonesia," ujar Febi yang pernah belajar di London menambahkan bahwa musik merupakan hal yang universal. Febi mengharapkan kehadiran Peterpan di Inggris bukan yang pertama dan juga bukan yang terakhir. Paling tidak konser kali ini akan membuka jalan bagi mereka untuk bisa tampil di Eropa. Sementara itu promotor Viviet Gani yang berhasil menghadirkan grup musik Slank di Inggris belum lama ini mengakui bahwa ia merasa senang bisa menghadirkan kelompok musik Indonesia di Inggris. Diakuinya dalam konser musik Peterpan kali ini ia juga mendapat bantuan dari KBRI yang menyediakan akomodasi untuk grup yang berdiri sejak tahun 2000. Sedangkan mantan kelompok musik Sinar Petromak , James Lapian, mengatakan merupakan suatu kebanggaan bahwa ada kelompok musik dari Indonesia manggung di London. Paling tidak mereka bisa mencantumkan dalam CV mereka pernah manggung di London dan mudah-mudahan musisi Indonesia juga bisa tampil di Wemble Stadium, ujar James Lapian yang sudah menjadi penduduk London. Sementara itu salah satu penonton, Nani Clansey, mengatakan dengan adanya konser Peterpan dari Jakarta ini, penggemar berat Peterpan yang berada di uar negeri masih bisa merasakan kehadiran idola mereka. Selain itu juga mempererat silaturahmi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri dengan ikut menyaksikan grup band mereka tampil di depan mereka langsung, yang selama ini hanya mereka dengar dari CD atau kaset dan juga radio atau internet. Menurut Nani Clansey, pemusik muda Indonesia juga harus bisa tampil di negara-negara yang menghargai musik sebagai bagian dari kehidupan mereka, terutama sekali negara Inggris yang memang sudah terkenal sebagai negara lahirnya pemusik dunia. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/npy)

Rekomendasi
Trending