Posko Peduli Korban Banjir Agus Dhukun

Kapanlagi.com - Bencana banjir yang melanda ibukota Jakarta dan sekitarnya dalam tiga hari belakangan ini membuat banyak korban. Data terakhir menyebutkan korban tewas sudah mencapai angka 27 jiwa, sedangkan puluhan ribuan berada di pengungsian. Banjir tahun ini bahkan disinyalir lebih besar dari bencana serupa pada 2002.

Melihat korban yang sepertinya akan terus bertambah, hati musisi Agus Dhukun pun tergerak. Dengan menggandeng PAL TV, harian Nonstop, Polsek Palmerah, pria berkumis yang juga pimpinan PRKRI (Persatuan Radio Komunitas Republik Indonesia) dan RAD (Radio Agus Dhukun) langsung membuka Posko Peduli banjir di kawasan Jati Pulo, Barat bagian Jakarta serta RAD daerah Ciputat.

Tak hanya itu, si empunya album WARTEG ini pula dengan sengaja mendatangi lokasi banjir sekaligus melihat kondisi para korban. Inisiatif mengumpulkan dana langsung terpikirkan. "Setelah melihat ke lokasi langsung, saya dapat merasakan bagaimana sulitnya keadaan mereka. Bahkan Jumat kemarin saya sempat terjebak di jalan selama delapan jam lantaran kemacetan karena bajir. Untuk itu saya akan menggalang bantuan bagi para korban," katanya serius.

Kegalauan hati laki-laki penyuka warna hitam ini kian bertambah kala melihat lokasi banjir di kawasan Jati Pulo, Tanah Abang. Ia merasa tidak tega melihat beberapa rumah warga yang hancur lantaran derasnya air. ”Saya malah melihat masih banyak warga yang mengungsi di kelurahan atau di pos pengungsi lain tanpa ada kejelasan kapan banjir akan berakhir,” urainya lagi.

Untuk itu, pria kelahiran 5 Agustus 1970 ini membuka rekening bersama untuk mengumpulkan dana. ”Jika ada yang ingin membantu korban banjir lewat kita bisa mengirim bantuan ke posko peduli di RAD Camp. 32 Kemanggisan dan di Pasar Gili Jati Pulo atau bisa mengirim sumbangannya ke rekening BCA nomor 4850143205 atas nama Agus Hendroharto, S.E, M.Si,” jelasnya.

Ditambahkan bahwa bantuan yang telah sampai di Posko berupa beras dan solar. Pihaknya hingga kini terus menunggu aksi pada dermawan guna meringankan beban korban banjir. "Bantuan tersebut kami terima dari Kalposek Palmerah Kompol Arbain A Saleh beserta jajarannya. Selain itu ada juga sumbangan makana kering dari teman-teman. Dari radio Suara Metro 400 nasi bungkus sudah kami salurkan," imbuh Agus.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(opa/cax)

Rekomendasi
Trending