Prihatin Kehilangan Budaya Betawi, Mandra Dirikan PANGSI
Mandra: @KapanLagi.com®/Aditia
Kapanlagi.com - Seniman Betawi H. Mandra merasa prihatin dengan terlupakannya budaya Betawi yang kini sangat jarang ditemui. Oleh sebab itu, untuk membantu melestarikannya, bintang yang bermain di sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN ini mendirikan organisasi Pelestarian Sanggar Seni Budaya Betawi atau PANGSI.
“PANGSI ini dibuat dalam kondisi bangsa Indonesia yang melupakan kebudayaannya. Seperti contoh kebudayaan Betawi. Saya sebagai seniman Betawi merasa prihatin dengan banyaknya anak-anak yang melupakan budayanya. Kayak budaya betawi yang mulai dilupakan. Jangan sampai anak cucu kita kehabisan kesenian kita nantinya,” ujar H Mandra saat ditemui di peresmian PANGSI kota Depok di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/6).
Komedian kakak kandung Omaswati dan Mastur ini menceritakan jika kesenian dan kebudayaan Betawi pernah mengalami masa kejayaan di masa lalu. Namun, Mandra sangat menyayangkan karena budaya tersebut lambat laun semakin menghilang. Dirinya bahkan mencontohkan bagaimana dulu banyak tarian topeng yang dibutakan sendiri oleh senimannya.
“Beberapa kesenian Betawi yang kesohor selangit, tapi sekarang sudah nggak ada. Seperti topeng Matoakinan. Apa yang terjadi sekarang? Hilang. Topeng haji Bokir, siapa yang nggak kenal dengan beliau. Makanya, karena pupusnya seni budaya betawi saya dirikan PANGSI ini,” ujar Mandra.
Untuk membantu mengembangkan organisasinya ini, diakui oleh Mandra jika dirinya mempersilakan kepada pemuda-pemuda Betawi untuk ikut serta. Baginya, sejak awal dibentuk tujuannya memang ingin menjaga kelestarian budaya, khususnya budaya Betawi. "Tidak ada istilah itu (pungutan biaya). Kalau ada yang mau sukarela menyumbang ya, silakan karena kita memang mau mengembangkan nantinya," pungkasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/adt/rea)
Advertisement
