Rio Febrian: Sepakbola Nasional Terlalu Dipolitisir
Rio Febrian dan Sabria Kono di Peragaan Busana Luwi Saluadji
Foto: Deni
Kapanlagi.com - Meski bukan penggemar berat sepakbola, Rio Febrian menyikapi soal kisruh Kongres PSSI yang digelar Jumat (20/5) kemarin sangat disayangkan olehnya. Menurutnya olahraga yang seharusnya menjadi kebanggaan serta menyatukan semangat nasionalisme rakyat Indonesia dipolitisir untuk kepentingan sendiri.
"Menurut gue, harapan, kritik dan masukan gue untuk yang ada di dalam situ, sebenarnya bintangnya adalah pemain sepakbola, pelatih dan penonton. Jadi buat apa sih begitu-begitu, ayo kita kembali ke intinya karena kita bola itu menyatukan rakyat. Jangan dipolitisir untuk kepentingan sendiri karena ini kepentingan rakyat Indonesia," ujarnya.
Rio Febrian
Suami dari Sabria Kono menduga bahwa hal tersebut terjadi karena sistem dari persepakbolaan nasional itu sendiri. Menurut Rio hal tersebut perlu dibenahi.
"Enggak tahu,apakah manajemen. Yang pasti sistem. Sebagai rakyat awam gue lihat sistemnya mesti diperbaiki. Yang jelas hindari kepentingan-kepentingan pribadi," paparnya saat ditemui usai tampil menjadi model busana karya Luwi Saluadji di Hotel Harris, Jakarta Utara, Minggu (22/5) malam.
Rio juga berharap dengan kisruhnya kongres PSSI kemarin tak mendapatkan sanksi dari FIFA. Apabila sanksi itu dijatuhkan maka akan banyak kerugian yang diterima nantinya.
"Mudah-mudahan enggak. Jangan sampai seperti itu. Karena kerugiannya buat kita sendiri. Kalau gue lihat lama-lama makin ke sini makin bagus permainannya dan kian bikin semua datang melihat pertandingan sepakbola, euforianya dapat. Jadi menurut gue jangan sampai keluar sanksi agar tak down lagi. Semuanya bisa semangat," tukasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/faj)
Advertisement
