Saat Sedih, Siti 'KDI' Susah Ciptakan Lagu
Kapanlagi.com - Penyanyi jebolan Kontes Dangdut TPI (KDI), Siti, mengaku sulit menciptakan lagu tatkala dirinya sedang dirundung kesedihan, terutama bila melihat kemelaratan masyarakat.
"Gimana Mau `nyiptain` lagu, melihat kondisi mereka saja saya `nangis`," kata Siti kepada ANTARA di sela-sela jumpa pers peluncuran acara "Ketiban Duit" (KD) yang menempatkannya selaku sebagai "host", di Jakarta, Sabtu.
Program tayangan nyata produksi Bintang Mas Productions itu bakal hadir di stasiun Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) setiap Minggu pukul 11.30-12.00 WIB, mulai 17 April 2005.
Siti, juara pertama KDI seri pertama, mengakui "KD" merupakan pekerjaan pertamanya sebagai pembawa acara tayangan nyata (reality show). "Terus terang, saya belum punya pengalaman, tetapi Alhamdulillah setelah beberapa kali syuting saya mulai terbiasa," katanya.
Advertisement
Pengalaman paling mengesankan dan membuat Siti meneteskan air mata adalah ketika berhadapan dengan "target" bernama Pak Oman, penggali kubur yang tinggal di daerah Cibubur, Jakarta Timur.
"Saya terharu sekali melihat kehidupan keluarga Pak Oman. Rumahnya sudah mau rubuh, dan ia harus menghidupi isteri dan enam anak, salah satunya terancam dikeluarkan dari sekolah, karena tidak bisa bayaran," kata Siti.
Menurut Siti, ia bersyukur, karena dipercaya membawakan tayangan yang bersifat gerakan amal terhadap masyarakat "akar rumput" tersebut.
"Program ini cocok sekali dengan keinginan pemerintah mengentaskan kemiskinan," ujarnya.
"KD" berangkat dari ide Rommy Ramadhan, yang mengaku sering bergaul dan suka tinggal bersama orang-orang miskin. Pengalaman melihat langsung kemelaratan masyarakat kelas bawah membersitkan keinginan di hatinya untuk membantu.
"Konsepnya sederahana, kalau mau dapat duit, usaha dong," kata Rommy.
Menurut sutradara Ichsan Cahya Utama, reality show "KD" dengan hadiah uang tunai Rp10 juta mirip Who Wants To Be A Millionaire, tetapi dikhususkan bagi masyarakat miskin.
Dalam acara yang juga disebut fun and fund (menyenangkan untuk mengumpulkan dana) itu "sang target" diberikan hafalan 20 kata berbagai tema, sebelum didudukkan di "Kursi Rezeki" dan mengulang hafalan dalam waktu 90 detik.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/erl)
Advertisement
