SELEBRITI

Sambil Nangis, Rianti Cartwright Curhat Pernah Gagal Jalani Program Bayi Tabung

Senin, 02 Maret 2020 21:22

Rianti Cartwright © KapanLagi - Daniel Kampua

Kapanlagi.com - Tahun 2010 silam, Rianti Cartwright dinikahi oleh Cassandra Alfonso. Namun selama 9 tahun bersama, kebahagiaan mereka masih terasa kurang lengkap karena tak kunjung dikaruniai buah hati. Rianti sudah berkali-kali melakukan tes setelah merasa ada tanda-tanda kehamilan, hasilnya selalu negatif.

Namun setelah penantian lama, pada akhrinya Rianti positif hamil di usia pernikahan yang memasuki tahun ke-10. Meski bahagia bukan main, Rianti masih ingat betapa berat perjuangan yang harus dilaluinya untuk sampai ke titik ini.

Rianti pun lantas curhat panjang buka-bukaan mengenai kronologi dirinya menjalani proses bayi tabung yang ternyata sempat gagal. Padahal selama ini Rianti dan suaminya dikenal sebagai pasangan yang begitu tertutup perihal kehidupan pribadi.

1. Optimis Program Bayi Tabung Bakal Berhasil

Pertama kali menjalani bayi tabung, Rianti sangat excited dan optimis semuanya akan berhasil. Wanita berusia 36 tahun itu bahkan langsung minta anak kembar untuk kehamilan pertamanya.

"Saat itu kita optimis banget. Semuanya sempurna dan sejauh ini proses bayi tabungnya berjalan lancar. Karena kadang-kadang dalam tahapan itu nggak selalu lancar, kadang ada sel telur kurang baik atau pembuahannya nggak berhasil. Kita merasa sangat bersyukur karena untuk kami berdua prosesnya lancar. Jadi aku optimis banget. Yaudah langsung minta anak kembar, soalnya ada 3 embryo. Aku mikirnya, yaudah lah sekalian, kembar juga pasti lucu. Jadi kita melakukannya dan kita yakin ini akan berhasil," curhat Rianti pada channel Youtube miliknya.

2. Hasil Negatif

Untuk mengetahui jika hasil pembuahannya berhasil atau tidak, Rianti harus menunggu selama 2 minggu lamanya. Kala itu, momennya terasa sangat pas mengingat sang suami juga akan merayakan hari ulang tahun. Rianti pun ingin memberikan kabar bahagia kehamilan sebagai hadiah spesial untuk suaminya.

"Ada namanya 2 week wait. Setelah embryo transfer, kita harus nunggu tuh selama 2 minggu dan itu di rumah aja, gegoleran, nonton netflix, whatever, nunggu aja. Kamu tidak boleh melakukan apapun. Buat aku itu nunggunya, ketidakpastian. Kadang ya kita jadi sangat penasaran, jadi kita google-google tentang kehamilan. Sangat sulit untuk tidak mencoba test pack. Harusnya kita nunggu kan," kenang Rianti.

Mengingat Ia akan memberi kejutan di hari ultah suami, Rianti pun mencoba test pack untuk memastikan kehamilannya. Namun ternyata hasilnya membuat hati hancur berkeping-keping. "Tapi karena aku mau ngasih kejutan kan ke dia ultah, aku melakukan test pack duluan supaya tahu hasilnya. Dan ya, hasilnya negatif," sambungnya sambil menangis.

3. Kekecewaan Besar Rianti Cartwright

Rianti mengira jika dirinya bakal terbiasa melihat hasil test pack yang negatif, mengingat selama 8 tahun sebelumnya Ia juga selalu mendapatkan hasil serupa. Namun nyatanya tidak, karena untuk saat itu dirinya menaruh ekspektasi yang luar biasa besar.

"Kayak udah bertahun-tahun ketika aku merasa ada tanda-tanda hamil, aku melakukan test pack dan hasilnya selalu negatif selama 8 tahun. Awalnya aku kira bakal terbiasa menghadapi itu, tapi ternyata tidak. Dan kali ini tuh aku punya harapan yang sangat besar. Kan aku uda cerita ke semua orang, karena aku merasa sangat optimis," jelasnya lagi.

4. Rianti Down Bukan Main

Rianti merasa hatinya begitu hancur dan sedih. Ia tak bisa berhenti nangis karena tak kunjung diberi momongan. Sang suami pun untuk pertama kalinya melihat Rianti begitu down pada saat itu.

"Aku tak akan melupakan malam itu. Sekitar pukul 2 pagi, Rianti membangunkanku, lalu dia hanya tidur di lenganku, nangis. Aku nggak pernah sih lihat Rianti seperti itu," ungkap Cas.


REKOMENDASI
TRENDING