Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 221 & 222, Tayang Selasa 15 Desember 2020

Selasa, 15 Desember 2020 16:58 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 221 & 222, Tayang Selasa 15 Desember 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Wulan muncul. Joko buru-buru hapus air matanya. Joko alasan dia kelilipan tadi. Wulan tiup mata Joko. Tapi Wulan malah bilang kalau tiupannya semoga bisa menghalau semua pikiran sedih Joko.”

Joko ditemani Wulan bicara dengan petugas administrasi rumah sakit. Petugas mengatakan kalau biaya operasi memang 17 juta. Biayanya bisa kurang tapi tak akan banyak dari jumlah yang disebutkan.

Wulan, Joko di sini. Linda ternyata lagi tidur. Baru aja tidur kata Indro. Inah juga di sana. Wulan minta Joko focus sama kemonya. Wulan bilang ia akan bicara sama Linda. Dan akan cari solusinya.

Joko tanya apa Inah masih ada uang. Inah jawab, sudah mau mulai terkumpul untuk obat kemo Joko. Joko menatap Inah. Bicara dengan tenang soal apa yang Joko dan Wulan dengar tadi dari dokter soal Linda.

Anak-anak masuk sama Joko. Wulan terharu semua datang buat besuk Linda. Tenang aja Wulan.. Indro.. untuk biaya rumah sakit.. kita sudah bereskan kok pembayarannya. Anak anak udah patungan tadi buat itu.

Irfan dan Alya dan Iwan ketemu disni. Irfan menambahkan uang yang terkumpul pada mereka dan menggenapkannya jadi 30 juta. Sesuai yang ia gambarkan di telpon sama Yunus. Itu bantuan Irfan pribadi pada Joko.

Prapto lagi ketemu sama pengacaranya. Prapto tanya.. bagaimana? Ia bisa dapatkan uangnya. Ia butuh uang itu buat bantu pengobatan anaknya Joko. Pengacara mengatakan sayangnya belum. Prapto kesal dan marah marah.

Joko nangis di sini. Sedih sekali. Memikirkan itu semua. Ia ingin menghabiskan waktu lebih lama sama teman-temannya. Terutama sama Wulan. Ya Allah.. rasanya seberat ini ternyata.

Wulan muncul. Joko buru-buru hapus air matanya. Joko alasan dia kelilipan tadi. Wulan tiup mata Joko. Tapi Wulan malah bilang kalau tiupannya semoga bisa menghalau semua pikiran sedih Joko.

Edo di sini ngintip teman temannya di kantin rumah sakit.. Ia benar benar rindu mereka. Rindu di ledekin mereka. Bayan dan Ical ternyata juga ada disana. Suruh Edo temuin mereka. Edo menggeleng.

Joko cs tertawa tawa di sini. Sekilah perasan Joko lihat Edo di kejauhan. Itu Edo kan? Joko kaget. Joko lalu coba mendekat melihat. Tapi sosok Edo sudah tak terlihat. Roni hampiri Joko. kenapa Jok? Lihat apa lo?

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING