Bela Diri Muay Thai Jadi Acara Reality Show MNCTV

Bela Diri Muay Thai Jadi Acara Reality Show MNCTV Frans Lingua

Kapanlagi.com - Stasiun televisi MNCTV menayangkan program olahraga keras berasal dari Thailand yakni Muay Thai. Dengan nilai-nilai budaya dan tradisi yang sedikit mirip dengan budaya luhur Indonesia, maka tidak heran bila Muay Thai kini telah mendapatkan tempat di beberapa kalangan pecinta seni bela diri Indonesia.
Melihat perkembangan pesat dari seni bela diri Muay Thai di tanah air, maka pihak Tiga Sinema Production tergerak untuk membuat sebuah tayangan reality show yang akan tampil dengan latar belakang seni bela diri asal Thailand tersebut. Acara tersebut akan diberi judul Tarung Muay Thai Indonesia (The Fight).
"Kami melihat perkembangan Muay Thai di tanah air perlu didukung secara positif sehingga khalayak umum mengetahui secara pasti bahwa seni bela diri ini bukan hanya mengenai sebuah pertarungan," ujar Suzy Sayers, Chief Executive Officer dari PT. Tiga Citra Sinema, seperti rilis yang diterima KapanLagi.com®, Minggu (24/6).
Suzy yang juga produser acara ini, mengungkapkan bahwa acara ini bisa menjadi salah satu ukuran dari perkembangan Muay Thai di Indonesia. "Acara Tarung Muay Thai Indonesia diharapkan untuk menjadi tolok ukur perkembangan seni bela diri ini dalam waktu yang akan datang," ucap Suzy.
Sementara itu, Frans Mohede atau Frans Lingua yang juga hadir dalam acara konferensi pers dan bertindak sebagai Ketua Komunitas Muay Thai Indonesia, menyebutkan bahwa acara ini adalah satu-satunya reality show yang benar-benar membawa satu seni bela diri.
"Dulu mungkin pernah kita lihat kalau salah satu TV swasta pernah menayangkan pertandingan Mixed Martial Arts atau MMA," ucap Frans. "Tapi ini beda. Kita lebih fokus kepada satu seni saja," tambahnya.
Layaknya sebuah reality show, tentu saja acara ini akan berjalan sesuai dengan skenario. Namun, Frans buru-buru mengingatkan bahwa acara yang akan menampilkan sisi lain dari para petarung Muay Thai ini berbeda dengan acara-acara reality show yang lain.
"Kalau untuk kehidupan sehari-hari yang dijalani oleh para petarung, mungkin memang dibuat skenario. Tapi kalo mereka sudah naik ke atas ring, silakan bertarung untuk memperebutkan kemenangan," beber Frans.
"Untuk menambahkan semangat dari para petarung, kami juga telah meminta World Professional Muay Thai Federation (WPMF) agar bisa memberikan akreditasi sabuk juara yang nantinya akan diperhitungkan di peringkat regional,” imbuh suami Amara Lingua itu.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/dar)

Rekomendasi
Trending