RCTI Tak Akan Ubah Cara Penilaian Juri Idol
Para Juri Indonesian Idol dan crew
Kapanlagi.com - Setelah dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Acara Televisi Indonesia (Ampati) ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas tayangan Indonesian Idol yang dinilai melecehkan, pihak RCTI mengaku tidak akan mengubah cara penilaian para dewan juri di tayangan tersebut.
"Yang pasti berhati-hati dalam konteks positif, iya. Tapi bukan lalu mengatur kata-kata jadi jaim, nggak. Karena bagaimana pun, ungkapan yang jujur itu penting," ujar Driantama RS selaku Head Corporate Secretary RCTI saat ditemui usai mediasi dengan Ampati di Komnas HAM, Jl. Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/6).
Pihak RCTI sendiri berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggarap sebuah program dengan adanya permasalahan tersebut. Kedua juri yang dianggap melakukan pelecehan yakni Ahmad Dhani dan Anang Hermansyah juga telah diberikan evaluasi.
Namun meski begitu, pihak RCTI tetap melakukan komunikasi dengan pihak juri Indonesian Idol. Mereka pun akan tetap mengemas penayangan Indonesian Idol agar tidak menjadi tayangan yang membosankan.
"Jadi intinya, ini bukan basa-basi. Intinya proses yang terjadi tanpa motif buruk sama sekali, kecuali sebuah spontanitas. Saya buka datanya, dari 200 peserta yang lolos audisi dari 32000 yang model seperti itu dan dapat perlakuan itu, itu nggak sampai 10 persen. Itu kalau seandainya hal itu dianggap sebagai pelecehan," ujarnya.
Lalu, apakah dengan kejadian ini menjadikan image buruk bagi RCTI? "Kami tidak dalam keyakinan ini merusak. Terima surat-surat semacam itu, kami ber-10 itu giliran lho. Mengalami hal yang sama. Ini proses pendidikan publik. Bagaimana publik sekarang lebih dewasa dan kami sebagai institusi bisnis yang harus memberikan tontonan bermutu juga dididik. Jadi sama-sama mendidik," pungkasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/adt/dar)
Advertisement
